Connect With Us

Dump Truk Tabrak Masjid di Cikupa, Dua Jamaah Luka-luka

Maya Sahurina | Kamis, 9 Januari 2020 | 13:37

Tampak dump truk menabrak masjid di ruas Jalan Raya Serang KM 13.8, tepatnya depan Kantor Markering Point Tunas, Kampung Cerewed, Desa Sukadamai, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Kamis (9/1/2020). (TangerangNews/2019 / Maya Sahurina)

 

TANGERANGNEWS.com-Satu unit dump truk menabrak masjid di ruas Jalan Raya Serang KM 13.8, tepatnya depan Kantor Markering Point Tunas, Kampung Cerewed, Desa Sukadamai, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Kamis (9/1/2020).

Peristiwa yang terjadi pada pukul pada 4.20 WIB ini, mengakibatkan dua orang jamaah masjid yang hendak melaksanakan salat mengalami luka-luka.

Kendaraaan dump truk bernomor polisi No B-9997-VO ini dikemudikan oleh ADS, 45. Kecelakaan berawal saat truk melintas dari arah Cikupa menuju Bitung.

Terjadi kecelakaan di ruas Jalan Raya Serang KM 13.8, tepatnya depan Kantor Markering Point Tunas, Kampung Cerewed, Desa Sukadamai, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Kamis (9/1/2020).

Lalu ada kendaraan Daihatsu Grand Max Nopol A-8536-ZF yang dikemudikan oleh RA, datang dari arah sebaliknya dengan kecepatan tinggi.

"Tiba-tiba pengemudi RA tidak bisa menguasai kendaraannya sehingga naik ke pembatas jalan. Sementara pengemudi truk yang melihat kejadian itu ikut hilang kendali, tidak bisa mengendalikan lajur, sehingga menabrak masjid di pinggir jalan," ujar Kanit Lantas Polresta Tangerang AKP Ifwan Nufriyanto.

Lanjut Ifwan, penyebab kecelakaan akan terus dilakukan penyelidikan lebih lanjut. "Untuk penyebabnya, sementara pihak unit laka masih melakukan penyelidikan," pungkasnya.

Terjadi di ruas Jalan Raya Serang KM 13.8, tepatnya depan Kantor Markering Point Tunas, Kampung Cerewed, Desa Sukadamai, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Kamis (9/1/2020).

Kedua jamaah masjid yang luka-luka, HB, 65, dan JBK, 60, dibawa ke klinik terdekat. Sedangkan korban dari kendaaran mobil Daihatsu berjumlah tiga orang yakni RA, 20, AS, 20 dan MK, 43. mereka dibawa ke RS Metro Hospital Cikupa.(RAZ/HRU)

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill