Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan Gubernur Banten: Sebuah Surat Terbuka
Kamis, 5 Februari 2026 | 20:38
Dalam balutan seminar nasional itu, Anda memamerkan angka 60 ribu siswa sekolah gratis seolah-olah itu adalah tiket emas menuju surga kesejahteraan.
TANGERANGNEWS.com-Satu unit dump truk menabrak masjid di ruas Jalan Raya Serang KM 13.8, tepatnya depan Kantor Markering Point Tunas, Kampung Cerewed, Desa Sukadamai, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Kamis (9/1/2020).
Peristiwa yang terjadi pada pukul pada 4.20 WIB ini, mengakibatkan dua orang jamaah masjid yang hendak melaksanakan salat mengalami luka-luka.
Kendaraaan dump truk bernomor polisi No B-9997-VO ini dikemudikan oleh ADS, 45. Kecelakaan berawal saat truk melintas dari arah Cikupa menuju Bitung.

Lalu ada kendaraan Daihatsu Grand Max Nopol A-8536-ZF yang dikemudikan oleh RA, datang dari arah sebaliknya dengan kecepatan tinggi.
"Tiba-tiba pengemudi RA tidak bisa menguasai kendaraannya sehingga naik ke pembatas jalan. Sementara pengemudi truk yang melihat kejadian itu ikut hilang kendali, tidak bisa mengendalikan lajur, sehingga menabrak masjid di pinggir jalan," ujar Kanit Lantas Polresta Tangerang AKP Ifwan Nufriyanto.
Lanjut Ifwan, penyebab kecelakaan akan terus dilakukan penyelidikan lebih lanjut. "Untuk penyebabnya, sementara pihak unit laka masih melakukan penyelidikan," pungkasnya.

Kedua jamaah masjid yang luka-luka, HB, 65, dan JBK, 60, dibawa ke klinik terdekat. Sedangkan korban dari kendaaran mobil Daihatsu berjumlah tiga orang yakni RA, 20, AS, 20 dan MK, 43. mereka dibawa ke RS Metro Hospital Cikupa.(RAZ/HRU)
Dalam balutan seminar nasional itu, Anda memamerkan angka 60 ribu siswa sekolah gratis seolah-olah itu adalah tiket emas menuju surga kesejahteraan.
TODAY TAGWakil Wali Kota Tangerang Maryono Hasan mengingatkan agar pelaku jasa konstruksi yang mengerjakan proyek pembangunan di Kota Tangerang agar tidak hanya mengejar margin keuntungan semata, namun juga memberi manfaat bagi masyarakat.
Sebagai gerbang utama transportasi udara yang beroperasi 24 jam dengan kompleksitas tinggi, Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) melaksanakan rangkaian evaluasi dan penguatan sistem
Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews