Connect With Us

Camat Rajeg Imbau Lurah & Kades Tanggap Bencana Alam

Maya Sahurina | Senin, 13 Januari 2020 | 18:48

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar saat meninjau langsung lokasi banjir di wilayah Cisoka. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Banjir yang melanda sebagian wilayah Kabupaten Tangerang di awal tahun ini harus menjadi perhatian apartur negara, tak terkecuali lurah dan kepala desa.

Kesiapsiagaan dan mitigasi bencana dengan serangkaian upaya untuk mengurangi risiko bencana, baik melalui pembangunan fisik maupun penyadaran dan peningkatan kemampuan menghadapi ancaman bencana harus dilakukan pascabanjir tersebut.

Hal itu diungkapkan Camat Rajeg, Ahmad Patoni kepada awak media. Dikatakannya, ia telah mengimbau lurah dan kepala desa di wilayah Rajeg untuk tanggap terhadap bencana alam.

“Langkah antisipasi harus dilakukan supaya semuanya siap begitu musibah datang, seperti banjir," ucapnya, Senin (13/1/2020).

Hal itu, kata dia, dilakukannya sesuai dengan instruksi Bupati Tangerang terkait kondisi cuaca yang saat ini masih musim penghujan. Sementara puncak musim hujan diprediksi terjadi antara Januari sampai Maret ini.

"Kita punya pengalaman tahun sebelumnya tentang banjir dan sekarang ini. Makanya, apa yang terjadi sebelum-sebelumnya, itu harus diantisipasi agar tidak banyak warga yang menjadi korban," katanya.

Dalam imbauan tersebut, kata dia, lurah dan kades harus menyampaikan kepada warganya untuk mencegah terjadinya banjir dengan perilaku hidup yang baik, seperti tidak membuang sampah sembarang, apalagi membuang sampah kesaluran air. Kemudian senantiasa mewaspadai kondisi musim hujan yang sedang berlangsung.

"Untuk itu, mari kita sama-sama menjaga lingkungan sekitar kita, dari bencana dan menjaga kebersihan," imbuhnya.

Ia juga mengimbau warganya untuk terus menggalang bantuan bagi korban bencana banjir, baik yang ada di Kabupaten Tangerang dan Kabupaten Lebak.

"Kepedulian kita terhadap warga yang terkena musibah, menjadikan bukti rasa sosial kita terhadap sesama," pungkasnya.(RMI/HRU)

BISNIS
IHSG Anjlok 4,31 Persen, Indonesia Terancam Jadi Setara Zimbabwe

IHSG Anjlok 4,31 Persen, Indonesia Terancam Jadi Setara Zimbabwe

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:37

IHSG kembali dibuka dalam tekanan berat pada perdagangan Senin, 19 Oktober 2026. Indeks Harga Saham Gabungan langsung anjlok 4,31% ke level 4.961,87 atau turun 223 poin dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya. 

KAB. TANGERANG
300 Km Jalan di Kabupaten Tangerang Rusak Berat, Truk ODOL Jadi Biang Kerok

300 Km Jalan di Kabupaten Tangerang Rusak Berat, Truk ODOL Jadi Biang Kerok

Selasa, 20 Oktober 2026 | 15:57

Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang mencatat ada sepanjang 300 kilometer (Km) jalan di wilayahnya mengalami kerusakan berat.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill