Cuma Rp99 Ribuan, All You Can Eat Dimsum di VIVERE Hotel Tangsel Siap Temani Weekend Santai
Jumat, 15 Mei 2026 | 17:31
Akhir pekan menjadi waktu favorit banyak orang untuk melepas penat sambil menikmati kuliner bersama keluarga maupun teman.
TANGERANGNEWS.com-Banjir yang melanda sebagian wilayah Kabupaten Tangerang di awal tahun ini harus menjadi perhatian apartur negara, tak terkecuali lurah dan kepala desa.
Kesiapsiagaan dan mitigasi bencana dengan serangkaian upaya untuk mengurangi risiko bencana, baik melalui pembangunan fisik maupun penyadaran dan peningkatan kemampuan menghadapi ancaman bencana harus dilakukan pascabanjir tersebut.
Hal itu diungkapkan Camat Rajeg, Ahmad Patoni kepada awak media. Dikatakannya, ia telah mengimbau lurah dan kepala desa di wilayah Rajeg untuk tanggap terhadap bencana alam.
“Langkah antisipasi harus dilakukan supaya semuanya siap begitu musibah datang, seperti banjir," ucapnya, Senin (13/1/2020).
Hal itu, kata dia, dilakukannya sesuai dengan instruksi Bupati Tangerang terkait kondisi cuaca yang saat ini masih musim penghujan. Sementara puncak musim hujan diprediksi terjadi antara Januari sampai Maret ini.
"Kita punya pengalaman tahun sebelumnya tentang banjir dan sekarang ini. Makanya, apa yang terjadi sebelum-sebelumnya, itu harus diantisipasi agar tidak banyak warga yang menjadi korban," katanya.
Dalam imbauan tersebut, kata dia, lurah dan kades harus menyampaikan kepada warganya untuk mencegah terjadinya banjir dengan perilaku hidup yang baik, seperti tidak membuang sampah sembarang, apalagi membuang sampah kesaluran air. Kemudian senantiasa mewaspadai kondisi musim hujan yang sedang berlangsung.
"Untuk itu, mari kita sama-sama menjaga lingkungan sekitar kita, dari bencana dan menjaga kebersihan," imbuhnya.
Ia juga mengimbau warganya untuk terus menggalang bantuan bagi korban bencana banjir, baik yang ada di Kabupaten Tangerang dan Kabupaten Lebak.
"Kepedulian kita terhadap warga yang terkena musibah, menjadikan bukti rasa sosial kita terhadap sesama," pungkasnya.(RMI/HRU)
Akhir pekan menjadi waktu favorit banyak orang untuk melepas penat sambil menikmati kuliner bersama keluarga maupun teman.
TODAY TAGWarga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diminta waspada terhadap risiko terpapar penyakit Hantavirus.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews