Merindukan Rumah di Bawah Naungan Syariah
Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:20
Berbagai kasus kejahatan dan kekerasan justru datang dari tempat yang seharusnya memberikan perlindungan. Baik yang dilakukan oleh orang tuanya sendiri maupun orang lain.
TANGERANGNEWS.com-Banjir yang melanda Kabupaten Tangerang beberapa waktu lalu, menyebabkan rusaknya jembatan Gantung di Kampung Solear, Kecamatan Soler.
Dikatakan salah satu warga Solear, Muslim, jembatan gantung tersebut menjadi satu-satunya penghubung antara Kabupaten Tangerang dan Kabupaten Serang, yang kerap digunakan warga untuk beraktivitas.
Menurutnya, jembatan yang baru rampung dibangun tahun 2018 itu juga diterjang berbagai sampah seperti pohon, kayu dan sampah rumah tangga. Akibatnya kerusakan jembatan pun semakin parah.
"Banjir tinggi banget, karena sampai permukiman penduduk aja itu satu meter ketinggian airnya. Apalagi badan jembatan ini juga sudah tidak terlihat, semuanya ketutup air pada banjir hari pertama kemarin," ujar Muslim, Rabu (15/1/2020).
Muslim mengatakan, saat ini jembatan gantung itu sepenuhnya ditutup dan sudah tidak dapat lagi dipergunakan untuk aktivitas warga, baik dari Kabupaten Tangerang dan juga Kabupaten Serang.
Tidak hanya jembatan yang terlihat miring, beberapa tali penyangga jembatan juga terputus.
"Pijakan jembatan yang terbuat dari baja itu juga ada beberapa yang copot dan terangkat, jaring disamping badan jembatan juga sudah rusak, ini kalau angin kencang jembatannya juga goyang," jelasnya.
Muslim berharap pihak pemerintah terkait segera memperbaiki jembatan tersebut, agar warga dapat segera beraktivitas kembali.
"Kalau tidak ada jembatan harus memutar sepanjang 10 kilometer lebih, baik dari warga Serang maupun warga Tangerang," ujarnya.(RAZ/HRU)
Berbagai kasus kejahatan dan kekerasan justru datang dari tempat yang seharusnya memberikan perlindungan. Baik yang dilakukan oleh orang tuanya sendiri maupun orang lain.
TODAY TAGKantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Banten bersama Bea Cukai Merak menggagalkan upaya peredaran 8.262.000 batang rokok ilegal bernilai miliaran rupiah di kawasan Pelabuhan Penyeberangan Merak-Bakauheni, Kamis 11 Juni 2026.
Petugas Kepolisian akhirnya mengamankan tersangka kasus tabrak lari yang menewaskan seorang tokoh Pramuka asal Tangerang, Herman Sulistyo, 71, alias Kak Herman tahun di Desa Bitung Jaya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang pada Minggu 7 Juni 2026
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews