Truk Tambang Tabrak Motor di Cikupa, 2 Korban Tewas
Selasa, 19 Mei 2026 | 17:09
Insiden kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Serang, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, pada Selasa 19 Mei 2026, dini hari.
TANGERANGNEWS.com-Suci Melati, santriwati pondok pesantren Al Hasaniyah, di Desa Rawalini, Kecamatan Teluknaga harus kehilangan tiga jari kakinya. Warga kedaung, Kota Tangerang itu mengalami luka parah usai terlindas truk tanah pada Selasa (14/1/2020) lalu.
Suci harus menjalani operasi amputasi tiga jari kaki kanannya usai peristiwa kecelakaan dengan truk tanah yang melanggar jam operasional di Kabupaten Tangerang.
Suci dikabarkan sudah diperbolehkan oleh tim dokter RSUD Kabupaten Tangerang untuk pulang ke rumah.
“Informasi dari keaurganya tadi sore sudah bisa pulang, namun hari Rabu harus kembali cek up,” ujar Baidowi, anggota DPRD Kabupaten Tangerang kepada TangerangNews, Jumat (17/1/2020).
Kondisi Suci sendiri, kata dia, mengalami luka cukup parah pada bagian kaki kanan, karena selain harus kehilangan tiga jari, juga robek pada bagian engkel kaki.
Sementara, korban lainnya, Ade Nurhayati, menjalani pengobatan ke alternatif patah tulang. Warga Desa Bojong Renged, Kecamatan Teluknaga itu sempat dilarikan ke rumah sakit.
“Mungkin lukanya lebih ringan, sehingga cukup berobat ke alternatif,’ katanya.
Politisi Partai Kebangkitan Bangsa itu juga mendorong agar penegakan Peraturan Bupati (Perbup) Tangerang 18 tahun 2018 tentang Pembatasan Waktu Operasional Mobil Barang Pada Ruas Jalan Di Wilayah Kabupaten Tangerang lebih konsisten dilaksanakan.
“Perbup harus konsisten dilaksanakan, agar tidak ada lagi kejadian serupa,” pungkasnya.(RMI/HRU)
Insiden kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Serang, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, pada Selasa 19 Mei 2026, dini hari.
TODAY TAGPusat kuliner G Town Square di kawasan Gading Serpong dipastikan menghentikan operasionalnya mulai 15 Mei 2026.
Tiga orang tukang parkir melakukan pengeroyokan terhadap petugas keamanan di Supermarket Superindo Gaplek, Kelurahan Pondok Cabe Udik, Kecamatan Pamulang. Aksi kekerasan itu dipicu masalah sepele, yakni tidak dipinjamkan sepeda motor.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews