Connect With Us

Bocah Kelas 5 SD Tewas Tenggelam di Galian Bekas Tol

Maya Sahurina | Senin, 20 Januari 2020 | 17:41

| Dibaca : 1779

Lokasi galian tanah di Kampung Sumur, Desa Talaha, Kecamatan Cikupa. (TangerangNews / Maya Sahurina)

 

TANGERANGNEWS.com-Galian bekas tol di Kampung Sumur, Desa Talaha, Kecamatan Cikupa merenggut korban jiwa.

Risky, bocah kelas 5 sekolah dasar (SD) meregang nyawa saat berenang bersama empat temannya. Korban tercatat warga Kawidaran, Cikupa.

Kanit Reskrim Polsek Cikupa Iptu Ngapip Rujito kepada TangerangNews mengatakan, korban bersama teman-temannya datang ke lokasi untuk berenang pada Minggu (19/1/2020) sekitar pukul 15.00 WIB.

Korban kemudian langsung berenang. Sementara, di lokasi tidak ada satu orang pun orang dewasa.

"Galian tersebut bekas untuk menguruk exit tol Balaraja Timur yang baru, luasnya sekitar 20 meter persegi dengan kedalaman ada yang sekitar tiga sampai empat meter," kata Iptu Ngapip saat dihubungi melalui sambungan telepon selulernya, Senin (20/1/2020).

Korban sendiri diduga baru pertama datang ke lokasi, sehingga tidak mengetahui kondisi kedalaman galian di area persawahan itu.

"Korban diduga tidak bisa berenang, sehingga tenggelam," imbuhnya.

Melihat salah seorang temannya tenggelam, keempat rekan korban kemudian berteriak meminta tolong, juga mencari pertolongan kepada warga sekitar.

Warga yang kebetulan tidak jauh dengan lokasi bekas galian, segera melakukan pencarian. Menurutnya, pencarian korban dilakukan secara bersama-sama antara anggota Polsek Cikupa dan masyarakat.

“Salah satu warga segera mencari korban tenggelam. Dibantu oleh anggota Polsek Cikupa dan lainnya sehingga akhirnya bisa ditemukan. Walaupun sedikit membutuhkan waktu. Saat ditemukan kondisinya sudah dalam keadaan meninggal dunia,” terangnya.

Ngapip juga mengatakan, pihak keluarga sudah menerima peristiwa tersebut sebagai musibah. Korban telah dimakamkan.

"Kami mengimbau kepada para orang tua di sekitar lokasi untuk menjaga putra-puterinya agar tidak berenang atau bermain di lokasi, karena membahayakan keselamatan jiwa anak. Awasi dan dampingi anak-anaknya, agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi," pungkasnya.(RMI/HRU)

BISNIS
Hadir Saat Pandemi, Kopikren015 Bagikan Kopi Gratis di Pondok Aren

Hadir Saat Pandemi, Kopikren015 Bagikan Kopi Gratis di Pondok Aren

Minggu, 28 Juni 2020 | 19:57

TANGERANGNEWS.com-Dengan menawarkan menu yang menarik, kedai kopi Kopikren015 hadir di kawasan Fresh Market Emerald Bintaro, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan

TEKNO
Menristek Sebut Jambu Biji Tingkatkan Imunitas Hadapi COVID-19

Menristek Sebut Jambu Biji Tingkatkan Imunitas Hadapi COVID-19

Sabtu, 28 Maret 2020 | 18:40

TANGERANGNEWS.com-Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/BRIN), Prof Bambang PS Brodjonegoro, melalui

TOKOH
Menenangkan Hati Kala Musibah COVID-19 Melanda

Menenangkan Hati Kala Musibah COVID-19 Melanda

Minggu, 28 Juni 2020 | 10:10

TANGERANGNEWS.com-Pandemi COVID-19 menjadi musibah terbesar yang pernah dialami umat manusia abad ini. Hampir seluruh bangsa-bangsa di dunia merasakan hal yang sama, yaitu memfokuskan segala sumber daya

NASIONAL
Indeks: Mayoritas Mahasiswa Dukung RUU Ciptaker, Ini Sebabnya

Indeks: Mayoritas Mahasiswa Dukung RUU Ciptaker, Ini Sebabnya

Kamis, 2 Juli 2020 | 17:11

TANGERANGNEWS.com-Mayoritas mahasiswa memandang positif sejumlah butir substansial dalam Rancangan Undang Undang (RUU) Cipta Kerja (Ciptaker)

"Dengan Hidup yang Hanya Sepanjang  Setengah Tarikan Napas, Jangan Tanam Apapun Kecuali Cinta."

Jalaluddin Rumi