Connect With Us

Tumbuh 20 Persen Lebih, Menteri Koperasi Puji Kinerja Kopsyah BMI

Maya Sahurina | Selasa, 21 Januari 2020 | 18:20

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki dan Presiden Direktur Kopsyah BMI Kamaruddin Batubara menikmati kopi benteng, disela-sela acara RAT Kopsyah BMI 2019. (TangerangNews / Mohamad Romli)

 

 

TANGERANGNEWS.com-Koperasi syariah Benteng Mikro Indonesia (Kopsyah BMI) menggelar rapat anggota tahunan (RAT) 2019 di The Spring Club, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Selasa (21/1/2020).

Kopsyah yang telah berusia 17 tahun, dengan operasional 7 tahun itu mencatatkan pertumbuhan yang menggembirakan. Bahkan, Menteri Koperasi dan Usaha Mikro Kecil (UKM) Teten Masduki menyebut, Kopsyah BMI salah satu koperasi terbaik di Indonesia.

"Dalam waktu yang pendek, Kopsyah BMI ini bisa tumbuh demikian pesat. Tadi kita lihat hasil pertumbuhan koperasinya. Kalau kita bandingkan, sekarang ini pertumbuhan ekonomi nasional kita kan 5 persen. 5 persen itu sudah lebih hebat dibadingkan negara-negara tetangga lain yang di bawah itu, karena ekonomi dunia sedang lesu dan berimbas ke kita," ungkap Teten dalam sambutannya di RAT Kopsyah BMI tersebut.

Kopsyah BMI mencatatkan pertumbuhan kinerja, diantaranya kenaikan modal dari 186,9 miliar menjadi 230 miliar, atau tumbuh 23,1 persen. Kenaikan aset dari 499,3 miliar menjadi 620 miliar, atau naik 22,1 miliar.

Pertumbuhan juga terlihat dari kenaikan omzet dari 688,1 miliar menjadi 840 miliar (22,1 persen). Demikian juga dengan simpanan darj 203,3 miliar menjadi 253 miliar (24,7 persen).

Piutang juga meningkat drastis dari 340,2 miliar menjadi 431 miliar (26,7 persen). Karyawan bertambah dari 686 orang menjadi 761 orang (10,9 persen), dengan pertambahan anggota sebesar 12,6 persen, yakni dari 144.545 orang menjadi 162.763 orang.

Selain itu, pada tahun sebelumnya, Kopsyah BMI juga meluncurkan koperasi konsumen yang kini telah memiliki modal 8,3 miliar, aset 19,3 miliar, omzet 20,8 miliar dengan karyawan 100 orang dan anggota 78.793 orang.

"Itulah kenapa saya datang ke sini, di rapat anggota ini, karena saya mengapresiasi (kinerja) koperasi ini (Kopsyah BMI)," imbuhnya.

Teten mengakui merasa senang atas pencapaian Kopsyah BMI yang dinakhodai Kamaruddin Batubara selaku Presiden Direktur. Sebab, menurut penilaiannya, rata-rata kinerja koperasi di Indonesia tidak baik.

"Saya kemana-mana, reputasinya (koperasi) tidak baik. Jadi kita perlu memperbaiki image, citra koperasi. Ini penting. Kita perlu re-branding, salah satunya kita munculkan koperasi-koperasi yang terbaik ini," tuturnya.

Sementara, Kamaruddin Batubara yang berhasil menakhodai koperasi yang awalnya bernama Lembaga Pembiayaan dan Pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (LPP-UMKM) itu menegaskan, koperasi adalah jawaban untuk perekonomian di Indonesia.

"Sudah saatnya kita warga Indonesia mengelola bisnis dengan badan hukum koperasi. Karena koperasi itu semangatnya gotong royong dan kekeluargaan. Jika kita kelola profesional, banyak hal uang bisa kita lakukan. Contohnya kami dengan hanya seratus ribu per orang, kami sudah punya empat toko bangunan, minimarket, grosir dan kafe dan tidak ada penguasaan individu," kata Kamaruddin.

Pada RAT itu, Kopsyah BMI juga meluncurkan rencana BMI center. Diatas lahan 20 hektare di Desa Caringin, Kecamatan Cisoka itu rencananya akan menjadi pusat aktivitas BMI. Berbagai fasilitas seperti sekolah, rumah sakit, serta fasilitas pendukung lainnya akan dibangun di lokasi tersebut.

Juga turut diluncurkan buku Panduan Simpan, Pinjam dan Pembiayaan Model BMI Syariah. Buku tersebut ditulis Kamaruddin Batubara dengan editor para pakar seperti Bagus WD Wicaksono, Hendri Tanjung dan Andini Ekasari.(RMI/HRU)

WISATA
Beri Nuansa Beda, Novotel Tangerang Hadirkan Promo Santap All You Can Eat Mongolian BBQ sambil Nikmati Pertunjukan Budaya Nusantara

Beri Nuansa Beda, Novotel Tangerang Hadirkan Promo Santap All You Can Eat Mongolian BBQ sambil Nikmati Pertunjukan Budaya Nusantara

Senin, 8 Juni 2026 | 15:10

Masyarakat Kota Tangerang dan sekitarnya berkesempatan menikmati pertunjukan budaya Nusantara sambil menyantap hidangan makan sepuasnya yang digelar Novotel Tangerang sepanjang Juni 2026.

OPINI
Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Senin, 8 Juni 2026 | 17:25

Fenomena atau fomo bagi generasi muda itu berdampak pada kesehatan mental yang artinya yang di mana media digital saat ini media sosial itu telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan di dalam kehidupan kita sehari-hari

SPORT
Boyong Shin Tae-yong, Persija Siapkan Dana Rp545 Miliar untuk Belanja Pemain Musim 2026/2027 

Boyong Shin Tae-yong, Persija Siapkan Dana Rp545 Miliar untuk Belanja Pemain Musim 2026/2027 

Senin, 8 Juni 2026 | 17:38

Persija Jakarta menyiapkan anggaran besar mencapai Rp545 miliar untuk mendukung proyek pembangunan tim bersama pelatih anyar Shin Tae-yong menghadapi kompetisi Super League 2026/2027.

BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill