Connect With Us

2 Warga Sepatan Selundupkan Sabu 70 Kilogram dari Malaysia

Mohamad Romli | Selasa, 21 Januari 2020 | 21:12

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Argo Yuwono saat menyampaikan kasus penyelundupan sabu seberat 70 kilogram dari Malaysia yang dilakukan oleh dua warga Lebakwangi, Kecamatan Sepatan Timur berinisial DN alias AH dan SB alias KB. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Bareskrim Polri Direktorat Tindak Pidana Narkoba menangkap dua warga Lebakwangi, Kecamatan Sepatan Timur karena menyelundupkan sabu seberat 70 kilogram dari Malaysia.

Kedua tersangka DN alias AH dan SB alias KB diciduk petugas di ruko Sepatan Mas, Jalan Raya Mauk, Kabupaten Tangerang, Sabtu (18/1/2020).

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Argo Yuwono menyampaikan penangkapn pelaku berawal dari adanya informasi  bahwa ada transaksi barang haram itu di perairan Selat Malaka dekat Bagan Siapi-api, Rokan.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Argo Yuwono saat menyampaikan kasus penyelundupan sabu seberat 70 kilogram dari Malaysia yang dilakukan oleh dua warga Lebakwangi, Kecamatan Sepatan Timur berinisial DN alias AH dan SB alias KB.

Setelah melakukan penyelidikan, sambung Argo, tim kembali mendapatkan informasi bahwa narkoba jenis sabu itu bakal dikirim via jalur darat ke Jakarta dengan dicampur ikan asin dan kopi untuk mengelabui petugas.

“Rencananya, sesampainya di Jakarta barang itu akan diambil oleh DN alias AH dan SB alias KB,” kata Brigjen Pol Argo Yuwono di Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (21/1/2020).

Setelah itu lanjut Argo, pada Sabtu 18 Januari 2019 sekitar pukul 16.30 tim menangkap DN alias AH dan SB alias KB di parkiran Ruko Sepatan Mas, Jalan Raya Sepatan-Mauk, Kabupaten Tangerang dengan barang bukti dua buah kardus berisi sabu dengan berat 45 kilogram.

Tim kemudian melakukan pengembangan ke tempat tinggal para tersangka yang disinyalir dijadikan para pelaku sebagai gudang penyimpanan narkoba di gang Musolah Al Ikhlas, Desa Lebak Wangi, Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang.

“Disana kami menemukan kembali narkoba jenis sabu seberat 25 kilogram,” jelas Argo.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat (2) Jo pasal 132 ayat 1 UU No 35/2009 tentang narkotika dengan ancaman kurungan penjara paling lama 20 tahun.

“Tim akan melakukan tindak lanjut pendalaman terhadap sindikat jaringan Malaysia dan Indonesia yang masih dalam DPO,” pungkasnya.(RMI/HRU)

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

BISNIS
Local Media Summit 2026 Bahas Masa Depan Bisnis Media di Era Digital

Local Media Summit 2026 Bahas Masa Depan Bisnis Media di Era Digital

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:31

International Media Support (IMS) dari Denmark bersama Suara.com menggelar Local Media Summit (LMS) 2026 di Manhattan Hotel Jakarta, 22-23 Oktober 2026.

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill