Connect With Us

Dua Terdakwa Korupsi PKBM Divonis Setahun Penjara

Denny Bagus Irawan | Senin, 19 Juli 2010 | 11:37

| Dibaca : 66927

Tersangka koruptor PKBM ditahan (tangerangnews/rangga / tangerangnews/rangga)

TANGERANGNEWS-Dua terdakwa kasus korupsi dana keaksaraan fungsional (KF) pusat kegiatan belajar mengajar (PKBM) yang merupakan progam pemerintah pusat di Kabupaten Tangerang senilai Rp15,9 miliar, yakni Ketua forum PKBM Anak Bangsa Ahmad Hidayat dan Ketua PKBM Seroja  Sihabudin divonis 1 tahun penjara oleh Majels Hakim Pengadilan Negeri (PN) Tangerang saat persidangan, Senin (19/7). Selain hukuman penjara keduanya juga didenda sebesar Rp 50 juta subsider 3 bulan kurungan.
Dalam amar putusannya, ketua majelis hakim Bambang Sunarto menyatakan keduanya terbukti turut serta melakukan tindak pidana korupsi karena telah memberikan 10 persen uang anggaran Forum PKBM yang berasal dari APBN kepada sejumlah pejabat Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang sebagai dana kebersamaan. Hal tersebut dianggap mealnggar pasar 3 jo pasal 18 UU no 31/1999 tetang tindak pidana korupsi.

“Atas pelanggaran tersebut majelis hakim memutuskan terdakwa dikenakan hukuman 1 tahun kurungan penjara serta denda Rp 50 juta dengan ketentuan jika denda tersebut tidak dibayar maka hukuman penjara ditambah 3 bulan,” ungkapnya saat persidangan.

Setelah selesai pembacaan putusan, hakim mempersilahkan kepada kedua terdakwa untuk mengajukan banding. Keduanya pun menyatakan pikir-pikir untuk mengajukan banding atas putusan majelis hakim.

Sementara itu, kuasa hukum Ahmad Hidayat, Eko Budiantoro menyatakan bahwa kliennya tidak bisa dipersalahkan. Pasalnya pemberian dana yang diperoleh Ahmad untuk sejumlah pejabat Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang dan Provinsi Banten merupakan kesepakatan bersama seluruh ketua Forum PKBM. Selain itu, pemberian uang tersebut merupakan insisiatif Kabid PLS Dindik Kabupaten Tangerang Sofian Souri.

 “Pengumpulan uang itu bukan inisiatif Ahmad Hidayat, itu semua karena kesepakatan bersama. Dia juga tidak pernah menikmati uang tersebut. Tapi alasan itu dipertimbangkan majelis hakim. Mungkin nanti kita kan melakukan upaya hukum,” katanya

Seperti diketahui sebelumnya, kedua terdakwa disidangkan karena melakuakn tindak korupsi lantaran  memberikan uang ke sejumlah pejabat Dinas Pendidikan sebagai ucapan terima kasih. Uang itu dikumpulkan melalui insisiatif Kabid PLS Dindik Kabupaten Tangerang Sofian Souri. Pengumpulan uang dilakukan Ketua Forum PKBM  se Kabupaten Tangerang H Sukebi Mufa setelah Forum PKBM dengan mengadakan pertemuan di salah satu restoran Remaja Kuring, Jatiuwung pada beberapa tahun lalu. Dana kebersamaan yang terkumpul dari sejumlah Ketua PKBM senilai Rp 700 juta.

Sihabudin ketika itu dimintai dana sebesar Rp 63 juta. Sementara Ahmad Hidayat juga dimintai uang sebesar Rp21 juta. Dari dana kebersamaan senilai Rp 700 juta yang dikumpulkan dari sejumlah Ketua PKBM sebesar Rp200 juta mengalir ke Kasie PLS Dindik Provinsi Banten Rahmat Tamam.

Selain ke Dindik Provinsi Banten, dana juga mengalir ke Kepala Dindik Kabupaten Tangerang sebesar Rp 30 juta, Kabid PLS Dindik Kabupaten Tangerang Sofian Souri sebesar Rp 40 juta, Kasie Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Dindik Kabupaten Tangerang Mardi Norman sebesar Rp 45 juta, tim penelik sebesar Rp 120 juta dan sejumlah pejabat lainnya di lingkungan Dinas Pendidikan, termasuk diantaranya Rp 70 juta untuk Forum PKBM.(rangga)
 
 
 
TANGSEL
Jelang Lebaran, Pewarta TV Tangsel Berbagi Sesama

Jelang Lebaran, Pewarta TV Tangsel Berbagi Sesama

Kamis, 22 Juni 2017 | 18:30

TANGERANGNEWS.com-Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1438 H yang tinggal menghitung hari lagi membuat berbagai pihak berlomba-lomba mencari amal kebaikan dan saling berbagi selama bulan puasa Ramadan ini. Tak terkecuali yang dilakukan para pewarta televisi Tan

NASIONAL
PKS Ingatkan Pemerintah Untuk Prioritaskan Kepentingan Publik

PKS Ingatkan Pemerintah Untuk Prioritaskan Kepentingan Publik

Rabu, 7 Juni 2017 | 18:00

TANGERANGNEWS.com-Fraksi PKS DPR menyelenggarakan _Focussed Group Discussion (FGD) dengan tema "Perlindungan Kepentingan Publik dalam Kebijakan Pertanahan di Indonesia" pada Rabu (7/6/2017).

WISATA
<i>Coffee Rider</i> Tempat Ngopi Favorit <i>Bikers</i> di Tangerang

Coffee Rider Tempat Ngopi Favorit Bikers di Tangerang

Minggu, 21 Mei 2017 | 13:00

“Awalnya masih berupa kedai dan tempatnya masih outdoor di depan toko baju Monochrome. Tenyata banyak yang suka, anak-anak motor kostum sering mampir untuk ngopi. Karena peminatnya banyak tapi tempatnya kecil, kita pindah ke tempat yang lebih besar di la

"Dalam diri kita terdapat kekuatan, tetapi rahasia kesuksesan adalah dengan menggunakan kekuatan dan bakat kita dan bersiap-siap menyambut ketika kesempatan datang."

Walter Matthews