Tabrak Polisi saat Kabur, Dua Pencuri Mobil Box Roboh Ditembak di Graha Raya
Sabtu, 13 Juni 2026 | 21:45
Aksi kejar-kejaran polis dengan pencuri mobil box terjadi di jalanan Tangerang pada Jumat 12 Juni 2026, dini hari.
TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 180 sarang tawon vespa telah dimusnahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang selama dua bulan terakhir.
Maraknya kemunculan sarang tersebut diduga karena musim penghujan yang menjadi musim migrasi hewan tersebut.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tangerang Kosrudin mengatakan, setiap harinya pihaknya mendapat 2 hingga 7 laporan dari warga untuk mengevakuasi sarang tawon yang muncul.
"Jika dihitung satu hari terdapat tiga lokasi pemusnahan, dikali dua bulan mencapai 180 sarang tawon," ujar Kosrudin, Senin (27/1/2020).
Tidak hanya itu, kosrudin mengatakan, sarang tawon tidak mengenal tempat. "Tawon membuat sarang tanpa mengenal lokasi, baik di pohon, rumah warga, tiang listrik, kipas AC dan fasilitas umun lainnya," imbuhnya.
Lanjut Kosrudin, tawon yang setiap kali dimusnahkan sering kali masih berkembang dan beranak-pinak.
"Jika dibilang mereka berpindah-pindah dari satu sarang ke sarang yang lain tidak juga, tawonnya pun satu jenis yaitu tawon vespa," katanya.
Ia menjelaskan, Kabupaten Tangerang dipilih sebagai tempat bersinggahnya para tawon dari pada daerah lain, karena suhunya dianggap cocok dan pas.
"Masyarakat tidak boleh khawatir karena kami duga perkiraan di akhir bulan Februari 2020, fenomena kemunculan tawon ini sudah berakhir," ungkapnya.
Sementara itu, Ketua RT 05/06 Perumahan Sudirman Indah, Tigaraksa, Herman Jaliteng, keberadaan sarang tawon ini sangat meresahkan warga.
"Tapi Alhamdulillah sarang tawon berhasil ditangani oleh petugas Damkar Kabupaten Tangerang dengan cara dibakar dan dimusnahan," pungkasnya. (RAZ/RAC)
Aksi kejar-kejaran polis dengan pencuri mobil box terjadi di jalanan Tangerang pada Jumat 12 Juni 2026, dini hari.
TODAY TAGAsthara Skyfront City membuka peluang bisnis baru bagi investor dan pelaku usaha melalui peluncuran The Floritz Gallery.
Petugas Kepolisian akhirnya mengamankan tersangka kasus tabrak lari yang menewaskan seorang tokoh Pramuka asal Tangerang, Herman Sulistyo, 71, alias Kak Herman tahun di Desa Bitung Jaya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang pada Minggu 7 Juni 2026
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews