Connect With Us

24 Jam Ungkap Kasus Pencurian, Polsek Cikupa Diapresiasi Warga

Mohamad Romli | Senin, 3 Februari 2020 | 15:24

Unit Reskrim Polsek Cikupa menyerahkan sepeda motor milik Budiyanto yang dicuri pada 16 Januari 2020 lalu, Senin (3/2/2020). (Istimewa / Mohammad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Unit Reskrim Polsek Cikupa Polresta Tangerang dalam waktu singkat berhasil mengungkap kasus pencurian sepeda motor di Perumahan Mediterania Residence, Sukamulya, Cikupa yang terjadi pada Kamis (16/1/2020) lalu.

Barang bukti satu unit sepeda motor Honda Beat nopol A-2479-ZR diamanakan di sebuah kontrakan di Pasir Gading, Cikupa pada berikutnya.

Barang bukti pencurian itu pun telah diserahkan kepada pemiliknya, Budiyanto, Senin (3/2/2020) di Mapolsek Cikupa.

"Saya atas nama pribadi dan warga Cikupa sangat berterima kasih kepada Polsek Cikupa karena sepeda motor saya yang hilang dalam waktu singkat dapat ditemukan kembali," ungkap Budiyanto.

Ia juga memuji kinerja unit Reskrim Polsek Cikupa yang setelah menerima laporan darinya, langsung melakukan penyelidikan.

"Pokoknya, mantap," imbuhnya.

Kanit Reskrim Polsek Cikupa Iptu Ngapip Rujito mengungkapkan, keberhasilan ungkap kasus pencurian itu dalam waktu singkat tidak terlepas dari kesigapan pihaknya saat menerima laporan dari korban.

"Begitu kami menerima laporan, kami langsung turunkan personel untuk melakukan penyelidikan. Kami sisir semua wilayah di Cikupa," kata Ngapip.

Instingnya sebagai personel kepolisian terlatih meyakini, bahwa barang bukti sepeda motor tersebut masih berada di sekitaran wilayah hukum Polsek Cikupa. Karenanya, kata dia, ia mengerahkan semua personel untuk segera menemukan pelaku.

"Tak lebih dari 24 jam pasca kejadian pencurian, kami berhasil temukan disebuah kontrakan di Pasir Gadung, Cikupa," ucapnya.

Namun, saat petugas berhasil menemukan lokasi pelaku menyimpan barang bukti kejahatan itu, petugas tidak berhasil menangkap pelaku.

"Pelaku sudah melarikan diri ke daerah Lampung. Saat ini dalam pengejaran kami," tambahnya.

Keberhasilan ungkap kasus itu juga dikatakannya menjadi motivasi pihaknya untuk semakin meningkatkan kinerja. Sebab, kata Ngapip, kepuasan masyarakat atas pelayanan Polsek Cikupa menjadi prioritasnya.

"Kami juga mengucapkan terima kasih atas dukungan masyarakat. Sekecil apapun informasi yang diterima dari masyarakat terkait petunjuk ungkap kasus kejahatan, sangat berarti. Jangan ragu melaporkan jika terjadi kasus kejahatan, jangan ragu juga memberi informasi kepada kami," pungkasnya. (RAZ/RAC)

OPINI
Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:33

Kesibukan ayah mencari nafkah saat ini secara tidak langsung telah mengikis perannya sebagai pendidik dan pelindung keluarga. Hari ini banyak anak-anak yang merasa kehilangan sosok ayahnya, baik secara fisik maupun psikis.

HIBURAN
AZKO Dorong Tren Berkebun di Rumah, Manfaatkan Teras hingga Balkon

AZKO Dorong Tren Berkebun di Rumah, Manfaatkan Teras hingga Balkon

Sabtu, 18 Juli 2026 | 08:43

Memiliki kebun sayur sendiri tidak lagi identik dengan halaman yang luas. Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap gaya hidup sehat dan ramah lingkungan, area terbatas seperti teras, balkon, hingga sudut rumah

BANDARA
Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 15:26

Sebagai garda terdepan biosekuriti nasional, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten terus memperkuat sistem pengawasan terhadap lalu lintas hewan yang melintasi Bandara Soekarno-Hatta.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill