VIVERE Hotel Hadirkan “Big Days, Open Doors”, Open House untuk Konsultasikan Acara Pernikahan
Senin, 21 September 2026 | 17:09
VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan open house dengan konsep berbeda melalui “Big Days, Open Doors”.
TANGERANGNEWS.com-Warga di wilayah RW 04 dan 02, Desa Kadu, Kecamatan Curug masih terendam banjir. Padahal, air biasanya surut dalam waktu 24 jam.
Kepala Desa Kadu Muhamad Asdiansyah mengatakan, sekitar 30 rumah warga di dekat kali Sasak, pemicu banjir tersebut, masih terendam banjir.
“Air surut hanya sedikit demi sedikit. Padahal biasanya 24 jam sudah surut,” ujarnya kepada TangerangNews, Selasa (4/2/2020).
Banjir di desa tersebut terjadi sejak kemarin sekitar pukul 12.00 WIB. Air dari kali Sasak meluap ke pemukiman warga serta jalan desa. Akses jalan pun sempat tidak bisa dilalui sepeda motor, karena ketinggian air mencapai hingga satu meter.

Camat Curug Supriyadi didampingi Kepala Desa Kadu M. Asdiansyah saat berbincang-bincang dengan perwakilan PT Jasa Marga di lokasi banjir Desa Kadu, Curug, Selasa (4/2/2020).
Penyebab banjir berdasarkan keterangan warga setempat karena terjadi penyempitan saluran dari kali Sasak di sekitar area gerbang tol Bitung. Penyempitan itu terjadi sejak penambahan pintu tol serta pelebaran jalan tol yang dikelola PT. Jasa Marga. Warga menyebut, banjir kali ini adalah yang terparah dibandingkan peristiwa sebelumnya.
“Tadi Pak Camat dan pihak PT Jasa Marga sudah turun ke lapangan mencari sumber banjir tersebut. Hasilnya terjadi penyempitan saluran air,” terang Asdiansyah.
Kemudian, kata dia, hasil dari peninjauan tersebut, pihak Jasa Marga akan segera membongkar gorong-gorong (drainase) yang menjadi pemicu banjir tersebut.
“Rencana Jasa Marga malam ini akan membongkar gorong-gorong tersebut menggunakan beko,” katanya.

Camat Curug Supriyadi didampingi Kepala Desa Kadu M. Asdiansyah saat meninjau lokasi penampungan air di pinggir tol Tangerang, area gerbang tol Bitung, Selasa (4/2/2020).
Warga terdampak pun saat ini masih bertahan di pengungsian karena belum memungkinkan kembali ke rumahnya masing-masing.
Asdiansyah mengatakan, telah banyak bantuan yang datang untuk membantu para korban banjir tersebut.
“Tadi siang sudah ada bantuan dari Bupati, Camat, Puskesmas dan perusahaan di sekitar. Kami juga membangun dapur umum,” pungkasnya.(RMI/HRU)
VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan open house dengan konsep berbeda melalui “Big Days, Open Doors”.
TODAY TAGKementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI mendorong pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) oleh tenaga pendidik dalam metode pembelajaran di ruang kelas lewat program Terpujilah GURU 2026
Pakons Prime Hotel Tangerang menggelar Showcase Wedding selama dua hari selama tanggal 25 hingga 26 September 2026.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews