200 Perdagang Gulung Tikar Buntut Revitalisasi Pasar Kronjo Mangkrak
Senin, 2 November 2026 | 22:39
Sebanyak 200 pedagang di Pasar Tradisional Kronjo, Kabupaten Tangerang mengalami gulung tikar buntut proyek revitalisasi yang mangkrak.
TANGERANGNEWS.com-Kecamatan Curug melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan tahun 2020, di Aula Kantor Kecamatan setempat, Kamis (13/2/2020) sore.
Camat Curug Supriyadi mengatakan ia lebih membuka para peserta Musrenbang agar lebih memahami prioritas program yang harus direalisasikan untuk menjawab kebutuhan masyarakat.
Permasalahan itu diantaranya banjir, kemacetan lalu lintas dan sarana pendidikan yang masih banyak dibutuhkan oleh masyarakat, serta pemberdayaan masyarakat.

Sementara, kebutuhan pembangunan sarana gedung SMK, penataan lalulintas seperti pembangunan underpass Bitung, pelebaran jalan, serta normalisasi saluran-saluran air di beberapa wilayah seperti di Kelurahan Binong dan Desa Kadu, karena dua wilayah tersebut kerap dilanda banjir.
"Saya menggugah ayo kita semua jangan patah semangat, jangan berhenti berusaha. bahwa tindakan kita sangat dibutuhkan untuk memperbaiki keadaan ini," tuturnya.

Sementara itu anggota DPRD Dapil 5 Kabupaten Tangerang dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Rispanel Arya mengatakan usulan program pembangunan yang menjadi prioritas Kecamatan Curug akan diperjuangkannya.
“Anggota Dewan Dapil 5 ini kami sepakat akan fokus kepada pembangunan infrastruktur, sarana dan prasarana bagi kepentingan masyarakat,” kata dia. (RMI/RAC)
Sebanyak 200 pedagang di Pasar Tradisional Kronjo, Kabupaten Tangerang mengalami gulung tikar buntut proyek revitalisasi yang mangkrak.
TODAY TAGRatusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.
Sebuah gardu dan tiang listrik di pinggir jalan Perumahan Taman Mangu, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, tiba-tiba mengeluarkan percikan api, meledak, hingga ambruk menimpa sebuah rumah warga, pada Minggu 1 November 2026 malam.
Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews