Connect With Us

Viral Anggota KSPSI Tangerang Dikeroyok Buruh, Begini Kronologisnya

Muhamad Heru | Rabu, 4 Maret 2020 | 19:14

Konferensi pers KSPSI Kabupaten Tangerang terkait salah satu anggotanya menjadi korban pengeroyokan dalam unjuk rasa buruh kemarin. (TangerangNews / Muhamad Heru)

 

TANGERANGNEWS.com-Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kabupaten Tangerang menggelar konferensi pers terkait viralnya video pengeroyokan terhadap salah satu anggotanya, Eros Saleh (40), buruh di PT Ikad, Pasar Kemis.

Ketua KSPSI Kabupaten Tangerang Ahmad Supriyadi mengatakan peristiwa pengeroyokan tersebut terjadi ketika aksi unjuk rasa para buruh pada Selasa, (3/3/2020).

Kronologisnya, kata dia, saat itu Eros yang sedang bekerja di dalam pabrik, kemudian dihampiri oleh sekelompok orang yang sedang melakukan sweeping untuk mengajak ikut aksi unjuk rasa.

Namun Eros menolak ajakan mereka. Karena menolak, ia pun dikeroyok hingga terluka di bagian wajahnya.

"Bapak Eros itu merupakan anggota kami dan juga menjabat ketua PUK KSPSI di PT Ikad, tentunya kami harus membantu anggota kami bila terjadi apa-apa dengan mereka ketika ranahnya saat bekerja," katanya saat jumpa pers, Rabu (4/3/2020).

Ia menambahkan, atas peristiwa pengeroyokan tersebut, KSPSI sudah membuat laporan kepada pihak Kepolisian Resort Kota (Polresta) Tangerang.

"Semoga anggota kami mendapat keadilan. Kami berharap kedepannya tidak ada aksi unjuk rasa dengan cara kekerasan yang menyebabkan terjadinya pidana," ungkapnya.

Ia menambahkan, KSPSI telah mengintruksikan kepada semua anggotanya untuk tidak ikut dalam aksi unjuk rasa kemarin. 

"Kami (KSPSI) sudah melakukan aksi unjuk rasa besar-besaran penolakan RUU Omnibus Law di Jakarta pada tanggal 12 Februari 2020 kemarin," katanya.

Terpisah, Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi membenarkan telah menerima laporan tersebut pada Selasa (3/3/2020) malam. Pihaknya pun telah mengamankan sepuluh oknum buruh.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi.

“Saat ini, kesepuluh oknum buruh masih dilakukan pemeriksaan secara intensif untuk diambil keterangannya,” ungkapnya.

Ade menambahkan, pemeriksaan masih berlangsung, pihaknya masih mengumpulkan barang bukti dan keterangan saksi. Barang bukti yang dikumpulkan, diantaranya, kamera CCTV.

“Sampai saat ini, kesepuluh oknum buruh ini masih berstatus saksi untuk sementara,” pungkasnya.(RMI/HRU)

SPORT
Masih Tanpa Emas di Asian Games 2026, Indonesia Ketinggalan di Peringkat 23

Masih Tanpa Emas di Asian Games 2026, Indonesia Ketinggalan di Peringkat 23

Kamis, 24 September 2026 | 12:35

Persaingan klasemen medali Asian Games 2026 terus berubah seiring bertambahnya nomor pertandingan. Hingga Kamis 24 September 2026, Indonesia masih belum meraih medali emas dan berada di peringkat ke-23.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

KAB. TANGERANG
Kerangka Manusia Kembali Ditemukan di Pasar Kemis, Hasil Forensik Sebut Laki-laki Berusia 50 Tahun

Kerangka Manusia Kembali Ditemukan di Pasar Kemis, Hasil Forensik Sebut Laki-laki Berusia 50 Tahun

Jumat, 25 September 2026 | 21:34

Penemuan kerangka manusia kembali menghebohkan warga di Kelurahan Kuta Bumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

KOTA TANGERANG
Kota Tangerang Bakal Atur Zonasi dan Izin Toko Modern Agar Tidak Ganggu Usaha Kecil

Kota Tangerang Bakal Atur Zonasi dan Izin Toko Modern Agar Tidak Ganggu Usaha Kecil

Jumat, 25 September 2026 | 22:05

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang mendorong percepatan pengesahan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penataan Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill