Connect With Us

1 Pasien PDP Corona Kabupaten Tangerang Meninggal

Mohamad Romli | Rabu, 25 Maret 2020 | 22:11

Ilustrasi Virus Corona. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang mengkonfirmasi satu warga dengan status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) COVID-19 meninggal dunia.

“Iya (meninggal dunia),” ujar Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit pada Dinkes Kabupaten Tangerang dr Hendra Tarmizi saat dikonfirmasi TangerangNews, Rabu (25/3/2020) malam.

PDP tersebut, lanjut Hendra, berasal dari Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.

Namun, meninggalnya pasien pria berusia 34 tahun yang sempat dirawat di rumah sakit swasta di Kota Tangerang itu dipastikan bukan karena virus Corona. Sebab, kata dia, hasil pemeriksaannya terkonfirmasi negatif Corona.

“Karena ada penyakit penyerta, namun penyakit penyertanya kami tidak tahu, karena itu rahasia medis,” tambahnya.

Hingga Rabu (25/3/2020), jumlah pasien yang terkonfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Tangerang terus bertambah. 

Data yang dipublikasikan di situs info Corona Pemerintah Provinsi Banten, infocorona.bantenprov/go.id, 16 orang terkonfirmasi masih dalam perawatan karena positif terjangkit COVID-19,  dengan 1 orang dinyatakan telah sembuh.

Sementara 33 orang dalam status Pasien Dalam Pengawasan (PDP), 6 orang dinyatakan sembuh.

Selain itu, 132 orang masih dalam status Orang Dalam Pemantauan (ODP), 51 orang dinyatakan sembuh. (RMI/RAC)

AYO! TANGERANG CERDAS
Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36

Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.

BANTEN
Java Jazz 2026 Geser ke Banten, Gubernur Minta Pengelola Promosikan Wisata Lokal

Java Jazz 2026 Geser ke Banten, Gubernur Minta Pengelola Promosikan Wisata Lokal

Jumat, 23 Januari 2026 | 20:03

Untuk pertama kalinya dalam sejarah sejak tahun 2005, perhelatan musik bergengsi Java Jazz Festival 2026 resmi akan digelar di luar Jakarta.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill