Festival Cisadane 2027 Bidik Target 10 Besar Karisma Event Nusantara
Selasa, 28 Juli 2026 | 16:46
Penyelenggaraan Festival Cisadane 2026 Kota Tangerang resmi berakhir dengan antusiasme masyarakat yang meriah.
TANGERANGNEWS.com-Merebaknya penyebaran COVID-19 di Indonesia sejak bulan lalu, membuat tenaga medis selaku garda terdepan bekerja lebih keras.
Selain itu, PSBB yang diberlakukan di sejumlah wilayah, termasuk Tangerang Raya sangat berdampak pada perekonomian masyarakat. Mereka pun membutuhkan bantuan dari berbagai pihak.
Melihat kondisi tersebut, Universitas Pramita Indonesia ikut andil melawan COVID-19 dengan melakukan penggalangan dana hingga pendistribusian bantuan, seperti alat kesehatan untuk tenaga medis dan sembako untuk masyarakat di Tangerang Raya. Hal ini juga sebagai implementasi nyata dari Tridarma Perguruan Tinggi.
Dalam melakukan aksi sosial ini, Universitas Pramita Indonesia membentuk Gugus Tugas Penanganan COVID-19 bersama dengan LPPM UNPRI, MIPI, PII, ILMI, Forum Alumni IP, Forum Alumni Teknik, dan Forum Alumni Ekonomi.
Ketua Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Dr. Ednawan Prihana mengatakan, aksi sosial yang dilakukan berupa menggalang bantuan dengan target Rp300 juta, untuk disalurkan dalam bentuk Alat Pelindung Diri (APD). Lalu, didistribusikan kepada tenaga medis di wilayah Kabupaten Tangerang.
“Donasi juga akan disalurkan dalam bentuk sembako bagi masyarakat sekitar yang secara ekonomi terdampak pandemi COVID-19,” jelasnya, Senin (20/4/2020).
Dalam penggalangan dana ini, kata Ednawan, calon partisipan bisa langsung berdonasi melalui platform kitabisa.com dan juga melalui rekening BNI-0568903755 atas nama Universitas Pramita Indonesia, sampai dengan bulan Juni 2020.
"Ini adalah momen yang tepat bagi seluruh akademisi dan masyarakat untuk saling membantu sesama. Karena kita kuat jika bersama dalam usaha melawan COVID-19," ujarnya. (RAZ/RAC)
Penyelenggaraan Festival Cisadane 2026 Kota Tangerang resmi berakhir dengan antusiasme masyarakat yang meriah.
TODAY TAGPerkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI) kerap dianggap sebagai ancaman hilangnya lapangan pekerjaan.
Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.
Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews