Bertanding Hanya dengan 9 Pemain, Persita Kalah 0-2 dari Borneo FC
Rabu, 6 Mei 2026 | 08:38
Persita Tangerang harus mengakui keunggulan Borneo FC dengan skor 0-2 pada lanjutan pekan ke-31 BRI Super League.
TANGERANGNEWS.com-Merebaknya penyebaran COVID-19 di Indonesia sejak bulan lalu, membuat tenaga medis selaku garda terdepan bekerja lebih keras.
Selain itu, PSBB yang diberlakukan di sejumlah wilayah, termasuk Tangerang Raya sangat berdampak pada perekonomian masyarakat. Mereka pun membutuhkan bantuan dari berbagai pihak.
Melihat kondisi tersebut, Universitas Pramita Indonesia ikut andil melawan COVID-19 dengan melakukan penggalangan dana hingga pendistribusian bantuan, seperti alat kesehatan untuk tenaga medis dan sembako untuk masyarakat di Tangerang Raya. Hal ini juga sebagai implementasi nyata dari Tridarma Perguruan Tinggi.
Dalam melakukan aksi sosial ini, Universitas Pramita Indonesia membentuk Gugus Tugas Penanganan COVID-19 bersama dengan LPPM UNPRI, MIPI, PII, ILMI, Forum Alumni IP, Forum Alumni Teknik, dan Forum Alumni Ekonomi.
Ketua Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Dr. Ednawan Prihana mengatakan, aksi sosial yang dilakukan berupa menggalang bantuan dengan target Rp300 juta, untuk disalurkan dalam bentuk Alat Pelindung Diri (APD). Lalu, didistribusikan kepada tenaga medis di wilayah Kabupaten Tangerang.
“Donasi juga akan disalurkan dalam bentuk sembako bagi masyarakat sekitar yang secara ekonomi terdampak pandemi COVID-19,” jelasnya, Senin (20/4/2020).
Dalam penggalangan dana ini, kata Ednawan, calon partisipan bisa langsung berdonasi melalui platform kitabisa.com dan juga melalui rekening BNI-0568903755 atas nama Universitas Pramita Indonesia, sampai dengan bulan Juni 2020.
"Ini adalah momen yang tepat bagi seluruh akademisi dan masyarakat untuk saling membantu sesama. Karena kita kuat jika bersama dalam usaha melawan COVID-19," ujarnya. (RAZ/RAC)
Persita Tangerang harus mengakui keunggulan Borneo FC dengan skor 0-2 pada lanjutan pekan ke-31 BRI Super League.
TODAY TAGGubernur Banten Andra Soni secara tegas melarang keras praktik titip-menitip siswa dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA/SMK Negeri.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews