Connect With Us

Ibu Positif COVID-19 Melahirkan, Bayinya Sehat di RS Siloam

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 29 April 2020 | 16:18

Tim Dokter RS Siloam Tangerang membantu proses kelahiran bayi dari ibu positif COVID-19 dengan dilengkapi Alat Pelindung Diri (APD), Rabu (29/4/2020). (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Momen haru dialami seorang ibu hamil positif COVID-19 berinisial EF. Iya melahirkan bayi laki-laki melalui proses caesar di RS Siloam, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Rabu (28/4/2020).

Bayi dengan panjang 47 cm dan berat lahir 2880 gram ini, selamat dan dinyatakan dalam keadaan sehat.

Tim Dokter RS Siloam Tangerang membantu proses kelahiran bayi dari ibu positif COVID-19 dengan dilengkapi Alat Pelindung Diri (APD), Rabu (29/4/2020)

Rasa syukur dan sukacita terucap dari kedua orang tua atas kelahiran bayi mereka.

"Kami sangat bersyukur dan bahagia atas lancarnya proses kelahiran putra kami. Terima kasih kami ucapkan, kepada dokter, perawat, dan tim medis yang setia menemani kami pada masa sulit dan berat seperti ini. Semua hal tersebut sangatlah berarti," ujar orang tua si bayi.

Proses kelahiran bayi ini dipimpin Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan RS Siloam Tangerang dr. Jacobus Jeno Wibisono, bersama Dokter Spesialis Anak dr. Angelina dan Dokter Spesialis Anestesi dr. Ronald Christian Agustinus Aritonang.

“Kami menerapkan protokol yang ketat untuk operasi SC pasien terkonfirmasi COVID-19," ungkap dr. Jacobus.

Dia menjelaskan, tindakan dilakukan di kamar operasi dengan tekanan negatif dengan jumlah petugas di kamar operasi seminimal mungkin, yang seluruhnya menggunakan alat pelindung diri (APD) level 3 sesuai prosedur yang berlaku.

"Selain itu, pasca operasi ruangan juga dibersihkan secara menyeluruh sesuai standar,” ujarnya.

Kondisi kesehatan ibu dan bayi saat ini stabil. Keduanya dirawat di ruangan yang terpisah sehingga bayi tidak disusui langsung oleh ibunya, namun dengan ASI perah.

"Kami akan terus memantau perkembangan kondisi bayi dan memperhatikan dengan seksama apabila ada gejala yang muncul. Proses swab-PCR test untuk bayi sedang segera dipersiapkan untuk mengetahui secara pasti kondisi kesehatannya,” ujar dr. Angelina.

Direktur RS Siloam Kelapa Dua mengatakan semua perawat, dokter dan staf medis bahagia telah membantu membantu proses kelahiran bayi tersebut.

"Semua mengikuti dan mendoakan. Inilah yang namanya bersukacita, bisa memberi terbaik pada saat proses yang kurang nyaman. Kita salut pada tim medis yang tekad menolong Nyonya EF ini. Dan kita akan terus pantau dan rawat bayinya," katanya.(RMI/HRU)

WISATA
Modal Rp100 Ribu Bisa Jajan Seharian! 120 UMKM Siap Manjakan Pengunjung Festival Cisadane 2026

Modal Rp100 Ribu Bisa Jajan Seharian! 120 UMKM Siap Manjakan Pengunjung Festival Cisadane 2026

Jumat, 24 Juli 2026 | 14:27

Festival Cisadane 2026 tak hanya menyuguhkan kemeriahan seni dan budaya, tapi juga menghadirkan panggung besar bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal untuk memperkenalkan produk unggulan mereka.

PROPERTI
Hadir Hunian Modern Dekat Kawasan Industri Serang, Cicilan Mulai Rp700 Ribuan per Bulan

Hadir Hunian Modern Dekat Kawasan Industri Serang, Cicilan Mulai Rp700 Ribuan per Bulan

Jumat, 24 Juli 2026 | 16:24

Kabar gembira bagi masyarakat yang tengah berburu hunian layak dan terjangkau di Banten. Kawasan kota mandiri terbaru, Hunian Warisan Bangsa (HWB) Serang kini hadir untuk menjawab kebutuhan tempat tinggal para pekerja

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill