Connect With Us

Siasati Petugas, 7 Pria ini Mudik Pakai Truk Kontainer

Mohamad Romli | Kamis, 30 April 2020 | 12:45

Petugas cek poin PSBB saat memeriksa tujuh pria yang akan mudik menggunakan kontainer di Cikupa, Kamis (30/4/2020). (@TangerangNews2020 / Mohammad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Petugas cek poin PSBB Kabupaten Tangerang di titik Citra Raya, Cikupa mendapati satu truk kontainer ditumpangi tujuh penumpang, Kamis (30/4/2020).

Keenam pria tersebut duduk berjejal di bagian depan truk bersama sang sopir. Mereka hendak mudik ke Lebak dan Pandeglang.

Truk kontainer itu dicurigai petugas karena dioperasionalkan hanya bagian depannya saja, namun disesaki oleh enam penumpang. Sehingga, saat melintas di lokasi cek poin, truk yang dikemudikan Abdul Probo, warga Desa Sukanagara, Kecamatan Muncang, Kabupaten Lebak itu dihentikan.

Setelah diperiksa, ternyata tujuh pria itu hendak mudik menuju kampung halamannya masing-masing di Lebak dan Pandeglang.

Petugas cek poin PSBB saat memeriksa tujuh pria yang akan mudik menggunakan kontainer di Cikupa, Kamis (30/4/2020).

"Setelah diketahui akan mudik, maka petugas kami menginstruksikan truk kontainer itu untuk berputar balik dan tidak boleh melintas," ungkap Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi.

Peristiwa ini menjadi bukti berbagai siasat masih dilakukan masyarakat untuk mudik meski telah dilarang karena bisa menjadi pemicu penyebaran virus Corona. Terlebih, pemudik itu berasal dari wilayah yang menjadi epicentrum COVID-19, yaitu Jakarta.

Petugas cek poin PSBB saat memeriksa tujuh pria yang akan mudik menggunakan kontainer di Cikupa, Kamis (30/4/2020).

Pengetatan dilakukan petugas Satlantas Polresta Tangerang di beberapa titik, terutama akses tol Tangerang-Merak, serta ruas jalan protokol, Jalan Raya Serang yang menjadi akses warga saat akan mudik melalui jalur darat dari arah Jakarta menuju kota Serang, Merak bahkan menyeberang ke pulau Sumatera.

Hasilnya, dalam enam operasi Ketupat  Kalimaya 2020 atau hingga Rahu, 29 April 2020, petugas telah menindak 336 kendaraan yang hendak mudik dengan menginstruksikan berputar balik.

"Jumlah tersebut yaitu 75 bus umum, 30 mini bus, 98 kendaraan roda empat milik pribadi dan 133 sepeda motor" terang Ade. (RMI/RAC)

AYO! TANGERANG CERDAS
Lulusan Sulit Terserap Kerja, Pemprov Banten Bakal Hapus Jurusan Akutansi dan Manajemen di SMK

Lulusan Sulit Terserap Kerja, Pemprov Banten Bakal Hapus Jurusan Akutansi dan Manajemen di SMK

Kamis, 7 Mei 2026 | 21:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten akan mengevaluasi sejumlah jurusan di sekolah menengah kejuruan (SMK) yang dinilai sudah tidak lagi sebanding dengan kebutuhan dunia kerja.

PROPERTI
Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan

Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan

Jumat, 8 Mei 2026 | 14:54

Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.

SPORT
Paramount Golf Tournament 2026 Berhadiah Rumah Mewah di Gading Serpong dan Mobil Listrik Denza D9

Paramount Golf Tournament 2026 Berhadiah Rumah Mewah di Gading Serpong dan Mobil Listrik Denza D9

Jumat, 8 Mei 2026 | 13:49

Turnamen golf di kawasan Gading Serpong kali ini bukan sekadar adu kemampuan di lapangan hijau. Pesertanya berkesempatan membawa pulang hadiah fantastis berupa rumah mewah di Gading Serpong hingga mobil listrik premium Denza D9.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill