Connect With Us

Pintu Tol Bitung Disekat, Pemudik Pindah Lewat Tol Cikupa

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 13 Mei 2020 | 10:32

Petugas gabungan TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan petugas kesehatan saat memberikan arahan bagi pengendara yang tidak mengikuti aturan PSBB di Jalan Raya Serang, Bitung, Kabupaten Tangerang. (TangerangNews / Muhamad Heru)

TANGERANGNEWS.com-Sejak larangan mudik berlaku bulan lalu, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya melakukan penyekatan askses jalur mudik di Tangerang, salah satunya Pintu Tol Bitung arah Merak.

Namun ternyata banyak pemudik yang pindah melewati Pintu Tol Cikupa, Kabupaten Tangerang, untuk menghindari razia petugas.

Akhirnya, pos pengamanan terpadu untuk menyekat pemudik di Pintu Tol Bitung dipindahkan ke Pintu Tol Cikupa.

"Iya, kami pindahkan pos penyekatan ke Pintu Tol Cikupa, kemarin karena banyak pemudik lewat sana," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo, seperti dilansir dari Kompas, Rabu (13/5/2020).

Selain menghadang pemudik, pemindahan pos penyekatan ini untuk efektivitas pemeriksaan dan peningkatan keselamatan anggota yang melakukan pemeriksaan.

"Diharapkan bisa meningkatkan pengawasan terhadap kebijakan larangan mudik selama pandemi Covid-19," ujar ujar Sambodo.

Tercatat selama 18 hari Operasi Ketupat 2020, yakni sejak 24 April hingga 11 Mei 2020, sudah 17.022 kendaraan yang ingin melaksanakan mudik telah diputar balik. Sebanyak 3.943 kendaraan diantaranya di Pintu Tol Bitung.

Selain itu, ada 5.764 kendaraan diputar balik di Pintu Tol Cikarang Barat arah Jawa Barat dan 7.315 kendaraan di jalan arteri.

Selain pos penyekatan di Pintu Tol Cikupa, polisi juga mendirikan 17 pos pengamanan terpadu dan pos-pos check point di jalur tikus dan perbatasan.

Hal ini merupakan tindak lanjut larangan mudik yang dikeluarkan Presiden Joko Widodo yang mulai diberlakukan 24 April 2020 pukul 00.00 WIB.

Sanksi yang diterapkan adalah polisi akan memutar balik kendaraan yang mengangkut penumpang untuk melaksanakan mudik. (RAZ/RAC)

WISATA
Tembus Top 125 Event Nasional, Festival Cisadane 2026 Siap Digelar Lebih Megah dan Ramah Lingkungan

Tembus Top 125 Event Nasional, Festival Cisadane 2026 Siap Digelar Lebih Megah dan Ramah Lingkungan

Jumat, 10 Juli 2026 | 14:40

Kota Tangerang bersiap menyambut salah satu perhelatan budaya terbesar tahun ini. Festival Cisadane 2026 resmi akan berlangsung selama lima hari penuh, mulai 22 hingga 26 Juli 2026, dengan berpusat di Jembatan Kaca Berendeng.

BANTEN
Ini Promo PLN di Bulan Juli 2026, Diskon Tambah Daya 50 Persen hingga 7.700 VA

Ini Promo PLN di Bulan Juli 2026, Diskon Tambah Daya 50 Persen hingga 7.700 VA

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:57

PT PLN (Persero) kembali meluncurkan program potongan biaya tambah daya listrik sebesar 50 persen melalui promo bertajuk “Semangat Baru Makin Berdaya”.

KAB. TANGERANG
Percakapan Terakhir Ojol Korban Begal dengan Istri: Insyaallah Hari Ini Ayah Bawa Beras

Percakapan Terakhir Ojol Korban Begal dengan Istri: Insyaallah Hari Ini Ayah Bawa Beras

Jumat, 17 Juli 2026 | 19:21

Suasana duka masih menyelimuti kediaman ATP, seorang pengemudi ojek online (ojol) yang tewas dibegal saat tengah beristirahat di kawasan Perumahan Villa Taman Bandara, Kelurahan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill