Connect With Us

Pelanggan Perumdam TKR Bisa Lapor Meter Mandiri Via WhatsApp

Advertorial | Sabtu, 16 Mei 2020 | 15:00

Kantor PDAM Tirta Kerta Raharja Kabupaten Tangerang. (TangerangNews / Mohamad Romli)

 

TANGERANGNEWS.com– Selain melalui link bit.ly/3bMAS9u. Kini pelanggan juga bisa Lapor Meter Mandiri melalui Nomor WhatsApp resmi yang terdaftar pada gambar. Demkian dikatakan Humas Perumdam TKR Samsudin dalam menyosialisasikan Lapor Mater Mandiri kepada awak media, Sabtu, 16 Mei 2020.

“Perhatikan di wilayah mana rumah anda terdaftar, dilihat dari kode 3 digit angka pertama pada Nomor SL anda,” ucapnya.

Lalu, lanjut Samsudin, tulis pada berita foto meter yang akan dikirim dari Nomor SL/Angka Stan Meter/ No. Hp (Contoh: B123456/00157/0812345678).

Info PDAM TKR Kabupaten Tangerang.

“Sebelum mengirim pastikan data sudah benar dan foto yang di ambil terihat jelas,” katanya.

Ia mengatakan, foto dan data angka stan meter yang dikirim akan diterima oleh petugas pembaca meter yang biasa bertugas di lokasi.

“Lapor Meter Mandiri diterima paling lambat sebelum tanggal 20 setiap bulannya,” jelasnya.

Jika pelanggan tidak melaporkan pemakaian air melalui link Lapor Meter Mandiri, maka akan dikenakan perhitungan pemakaian rata-rata 3 bulan terakhir.

Sementara, Plt Direktur Utama Perumdam TKR Sofyan Sapar mengajak para pelanggan untuk mendukung Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang berlangsung di wilayah Tangerang Raya meliputi Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

“Mari dukung gerakan PSBB sebagai langkah pencegahan COVID-19 dengan tetap di rumah saja dan melakukan Lapor Meter Mandiri. Dan Ini bagian dari upaya Perumdam TKR dalam upaya pencegahan penyebaran virus Corona atau COVID-19,” jelasnya.

Ia berharap, PSBB bisa berjalan kondusif. Sehingga penyebaran virus Corona bisa dipersempit sehingga keadaan kembali normal.

“Semoga pandemi virus corona cepat berlalu,” pungkasnya. (ADV)

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

OPINI
Menambal Lubang Jalan dengan Batu, Menambal Tanggung Jawab Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan Baliho “Hati-Hati Jalan Berlubang"

Menambal Lubang Jalan dengan Batu, Menambal Tanggung Jawab Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan Baliho “Hati-Hati Jalan Berlubang"

Senin, 2 Februari 2026 | 20:43

Di Kabupaten Tangerang, lubang jalan bukan lagi anomali. Ia telah menjadi pola. Ia hadir bukan sebagai kecelakaan kebijakan, melainkan sebagai hasil dari pembiaran yang sistematis.

BANTEN
PLN Gelar Edukasi Pencegahan Kebakaran untuk Warga Baduy di Kawasan Adat Kanekes Lebak Banten

PLN Gelar Edukasi Pencegahan Kebakaran untuk Warga Baduy di Kawasan Adat Kanekes Lebak Banten

Rabu, 4 Februari 2026 | 16:26

Upaya menjaga keamanan dan kenyamanan kawasan wisata adat Baduy di Kabupaten Lebak, Banten, dilakukan melalui kegiatan edukasi pencegahan kebakaran yang melibatkan PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill