Connect With Us

528 KK Korban Banjir Perum Mustika Tigaraksa Terima Bantuan

Mohamad Romli | Rabu, 20 Mei 2020 | 20:12

Camat Tigaraksa Rahyuni menyerahkan bantuan paket sembako untuk korban banjir di Perumahan Mustika Tigaraksa, Rabu (20/5/2020). (@TangerangNews / Mohammad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Banjir yang melanda perumahan Mustika Tigaraksa melanda enam blok di perumahan tersebut. Jumlah warga terdampak pun disebut mencapai 528 kepala keluarga (KK).

Banjir yang disebut warga setempat yang terparah sejak medio 2007 itu diakibatkan meluapnya sungai Cimanceuri yang melintasi kawasan tersebut.

Dampaknya, air yang mulai naik sejak Selasa (19/5/2020) sekitar pukul 13.00 WIB itu, membuat sebagian warga harus mengungsi ke lokasi yang lebih aman.

Pemkab Tangerang pun menerjunkan sejumlah perahu karet untuk membantu evakuasi warga. 

"Mengatasi banjir di perumahan Mustika Tigaraksa, Pemkab Tangerang terjunkan bantuan perahu karet untuk mengevakuasi korban banjir," ujar Sekretaris Daerah Kabuparen Tangerang Moch Maesyal Rasyid, Rabu (20/5/2020).

Selain itu, Pemkab Tangerang juga memberikan bantuan paket sembako kepada kurang lebih 528 Kepala Keluarga (KK) di RT 5 RW 09.

"Bantuan sembako telah diserahkan oleh Ibu Rahyuni Camat Tigaraksa, semogah bantuan yang diberikan bisa meringankan beban warga yang terkena dampak banjir," kata Rudy panggilan akrab Sekda.

Rahyuni selaku Camat Tigaraksa mengungkapkan kejadian banjir di Perumahan Mustika tersebut disebabkan karena air kiriman dari Bogor melalui sungai Cimanceuri yang meluap di area pemukiman warga.

"Ada 528 KK di RT 5 RW 09 tergenang banjir sejak semalam," Kata Rahyuni.

Sementara itu Kosrudin selaku Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tangerang menambahkan pihaknya telah mengirimkan tim evakuasi korban banjir dan perahu karet.

"Kami berharap banjir ini bisa segera surut karena biasanya banjir akan segera surut karena memang banjir kiriman," kata Kosrudin. (RMI/RAC)

OPINI
Urbanisasi Bukti Kesenjangan Tinggi

Urbanisasi Bukti Kesenjangan Tinggi

Selasa, 7 April 2026 | 15:06

Libur lebaran telah usai, tapi masalah baru yang mesti dihadapi pemerintah pasca Ramadan justru mulai muncul, salah satunya adalah urbanisasi. Euforia gemerlapnya kota meracuni penduduk desa untuk bisa menikmatinya.

TEKNO
Bikin Laporan Polisi dan Kehilangan Bisa Lewat Aplikasi, Sudah Digunakan Polda Banten

Bikin Laporan Polisi dan Kehilangan Bisa Lewat Aplikasi, Sudah Digunakan Polda Banten

Rabu, 15 April 2026 | 22:32

Masyarakat kini dapat membuat laporan polisi (LP) dan laporan kehilangan secara online melalui Super App Polri yang baru saja diluncurkan pada Selasa, 14 April 2026.

KAB. TANGERANG
Habiskan Rp13 Miliar, Begini Potret Hasil Penataan Rumah Nelayan Mauk yang Dulunya Kumuh

Habiskan Rp13 Miliar, Begini Potret Hasil Penataan Rumah Nelayan Mauk yang Dulunya Kumuh

Jumat, 17 April 2026 | 08:00

Kampung nelayan di Tanjung Anom, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, yang dulunya kumuh berubah drastis menjadi permukiman asri dan nyaman.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill