Banjir Rusak 50 Titik Jalan di Kabupaten Tangerang
Selasa, 3 Februari 2026 | 21:46
Dinas Binamarga dan Sumber Daya Air (SDA) Kabupaten Tangerang mendata sebanyak 50 titik jalan di wilayahnya rusak karena banjir yang terjadi sejak awal Januari 2026.
TANGERANGNEWS.com-Banjir yang melanda perumahan Mustika Tigaraksa melanda enam blok di perumahan tersebut. Jumlah warga terdampak pun disebut mencapai 528 kepala keluarga (KK).
Banjir yang disebut warga setempat yang terparah sejak medio 2007 itu diakibatkan meluapnya sungai Cimanceuri yang melintasi kawasan tersebut.
Dampaknya, air yang mulai naik sejak Selasa (19/5/2020) sekitar pukul 13.00 WIB itu, membuat sebagian warga harus mengungsi ke lokasi yang lebih aman.
Pemkab Tangerang pun menerjunkan sejumlah perahu karet untuk membantu evakuasi warga.
"Mengatasi banjir di perumahan Mustika Tigaraksa, Pemkab Tangerang terjunkan bantuan perahu karet untuk mengevakuasi korban banjir," ujar Sekretaris Daerah Kabuparen Tangerang Moch Maesyal Rasyid, Rabu (20/5/2020).
Selain itu, Pemkab Tangerang juga memberikan bantuan paket sembako kepada kurang lebih 528 Kepala Keluarga (KK) di RT 5 RW 09.
"Bantuan sembako telah diserahkan oleh Ibu Rahyuni Camat Tigaraksa, semogah bantuan yang diberikan bisa meringankan beban warga yang terkena dampak banjir," kata Rudy panggilan akrab Sekda.
Rahyuni selaku Camat Tigaraksa mengungkapkan kejadian banjir di Perumahan Mustika tersebut disebabkan karena air kiriman dari Bogor melalui sungai Cimanceuri yang meluap di area pemukiman warga.
"Ada 528 KK di RT 5 RW 09 tergenang banjir sejak semalam," Kata Rahyuni.
Sementara itu Kosrudin selaku Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tangerang menambahkan pihaknya telah mengirimkan tim evakuasi korban banjir dan perahu karet.
"Kami berharap banjir ini bisa segera surut karena biasanya banjir akan segera surut karena memang banjir kiriman," kata Kosrudin. (RMI/RAC)
Dinas Binamarga dan Sumber Daya Air (SDA) Kabupaten Tangerang mendata sebanyak 50 titik jalan di wilayahnya rusak karena banjir yang terjadi sejak awal Januari 2026.
TODAY TAGDi Kabupaten Tangerang, lubang jalan bukan lagi anomali. Ia telah menjadi pola. Ia hadir bukan sebagai kecelakaan kebijakan, melainkan sebagai hasil dari pembiaran yang sistematis.
Kota Tangerang baru saja kedatangan primadona baru di dunia kuliner dan buah tangan. Kopi Tangerang Cap Jembatan Berendeng (CJB) hadir sebagai ikon oleh-oleh yang lahir dari semangat edukasi dan kewirausahaan anak muda.
Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews