Campak pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Ini Gejala Risiko dan Cara Mencegahnya
Jumat, 17 April 2026 | 07:26
Campak masih menjadi ancaman kesehatan yang perlu mendapat perhatian serius, khususnya pada anak-anak.
TANGERANGNEWS.com-Banjir yang melanda perumahan Mustika Tigaraksa melanda enam blok di perumahan tersebut. Jumlah warga terdampak pun disebut mencapai 528 kepala keluarga (KK).
Banjir yang disebut warga setempat yang terparah sejak medio 2007 itu diakibatkan meluapnya sungai Cimanceuri yang melintasi kawasan tersebut.
Dampaknya, air yang mulai naik sejak Selasa (19/5/2020) sekitar pukul 13.00 WIB itu, membuat sebagian warga harus mengungsi ke lokasi yang lebih aman.
Pemkab Tangerang pun menerjunkan sejumlah perahu karet untuk membantu evakuasi warga.
"Mengatasi banjir di perumahan Mustika Tigaraksa, Pemkab Tangerang terjunkan bantuan perahu karet untuk mengevakuasi korban banjir," ujar Sekretaris Daerah Kabuparen Tangerang Moch Maesyal Rasyid, Rabu (20/5/2020).
Selain itu, Pemkab Tangerang juga memberikan bantuan paket sembako kepada kurang lebih 528 Kepala Keluarga (KK) di RT 5 RW 09.
"Bantuan sembako telah diserahkan oleh Ibu Rahyuni Camat Tigaraksa, semogah bantuan yang diberikan bisa meringankan beban warga yang terkena dampak banjir," kata Rudy panggilan akrab Sekda.
Rahyuni selaku Camat Tigaraksa mengungkapkan kejadian banjir di Perumahan Mustika tersebut disebabkan karena air kiriman dari Bogor melalui sungai Cimanceuri yang meluap di area pemukiman warga.
"Ada 528 KK di RT 5 RW 09 tergenang banjir sejak semalam," Kata Rahyuni.
Sementara itu Kosrudin selaku Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tangerang menambahkan pihaknya telah mengirimkan tim evakuasi korban banjir dan perahu karet.
"Kami berharap banjir ini bisa segera surut karena biasanya banjir akan segera surut karena memang banjir kiriman," kata Kosrudin. (RMI/RAC)
Campak masih menjadi ancaman kesehatan yang perlu mendapat perhatian serius, khususnya pada anak-anak.
TODAY TAGKabar gembira bagi para pelajar di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang bercita-cita menjadi ahli digital.
Bisnis minuman teh kekinian Menantea yang didirikan oleh Jerome Polin pada 2021, lalu, resmi menghentikan seluruh operasional gerainya pada 25 April 2026, setelah berjalan selama kurang lebih lima tahun.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews