Connect With Us

Gagal Beraksi, Maling Motor Berpeci Kupluk di Pagedangan Terekam CCTV

Redaksi | Kamis, 11 Juni 2020 | 10:57

Tampilan screenshot video Seorang pelaku pencuri motor berpeci kupluk gagal beraksi, Kabupaten Tangerang, Kamis (11/6/2020). (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Seorang pencuri motor gagal beraksi di Kampung Cicayur, Pagedangan, Kabupaten Tangerang sebrang Universitas Multimedia Nusantara, Kamis (11/6/2020).

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 06.00 WIB tadi di kostan Ibu Fitri. Pelaku diduga mengincar motor yang terparkir di kosan. Gerak-gerik pelaku tersebut ternyara terekam CCTV.

Tampak dalam video, pelaku datang melihat situasi. Lalu mencoba membuka pagar kost dengan mengesernya, namun tidak bisa.

Gagalnya pelaku yang memiliki ciri tinggi berkulit putih dan mengenakan peci berwarna hitam serta masker itu karena seluruh pintu terkunci ganda.

"Pelaku tidak berhasil membawa apa pun. Sebelumnya sudah pernah ada yang kecolongan motor, pelakunya sepertinya berbeda dengan yang kali ini," kata Kenzie, warga setempat. (RAZ/RAC)

BANTEN
Gunung Anak Krakatau Status Siaga Level III, Masyarakat Dilarang Mendekat dalam Radius 3 Km

Gunung Anak Krakatau Status Siaga Level III, Masyarakat Dilarang Mendekat dalam Radius 3 Km

Sabtu, 4 Juli 2026 | 21:39

Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menaikkan tingkat aktivitas Gunung Api Anak Krakatau yang berlokasi di perairan Selat Sunda, di antara Pulau Jawa dan Sumatra, dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga).

NASIONAL
Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemerintah Putuskan Tarif Listrik PLN Tidak Naik hingga September 2026

Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemerintah Putuskan Tarif Listrik PLN Tidak Naik hingga September 2026

Jumat, 3 Juli 2026 | 21:48

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan tarif listrik PT PLN (Persero) untuk periode Juli hingga September 2026 tetap berlaku tanpa kenaikan.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill