Connect With Us

Tolak PHK, Karyawan PT SRMI Konsolidasi dengan FSPMI Tangerang

Mohamad Romli | Kamis, 18 Juni 2020 | 09:28

| Dibaca : 2141

Karyawan PT SCG Ready Mix Indonesia ( SRMI) plant Serpong usai berkonsolidasi dengan PC SPL Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia ( FSPMI) Tangerang, Rabu (17/6/2020). (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Puluhan karyawan PT SCG Ready Mix Indonesia ( SRMI) plant Serpong  berkonsolidasi dengan PC SPL Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia ( FSPMI)  Tangerang. 

Konsolidasi yang beragenda perjuangan menolak proses pemutusan hubungan kerja (PHK)  oleh perusahaan diselenggarakan di plant serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Rabu (17/6/2020).

Ketua PC SPL FSPMI Tangerang Sopiyudin Sidik mengatakan, konsolidasi dilakukan atas permintaan karyawan PT SRMI yang diproses PHK  oleh perusahaan. Adapun Konsolidasi ini bertujuan untuk memberikan penguatan organisasi dan berdiskusi dalam perjuangan karyawan yang merupakan anggota PUK SPL FSPMI PT SCG Readymix Plant Serpong menolak proses pemutusan hubungan kerja (PHK) oleh manajemen PT SRMI dan  perselisihan penerapan upah sektoral (UMSK) tahun 2020 yang sudah disepakati antara pengusaha dan pekerja dalam perjanjian bersama tahun 2019.

Karyawan PT SCG Ready Mix Indonesia ( SRMI) plant Serpong usai berkonsolidasi dengan PC SPL Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia ( FSPMI) Tangerang, Rabu (17/6/2020).

"PHK yang sifatnya irasional wajib ditolak. Karena berdasarkan pendapat dari teman-teman (karyawan PT SRMI) diduga PHK terjadi akibat restrukturisasi yang artinya  penutupan plant dilakukan tidak permanen," katanya.

Sopiyudin menuturkan, pengajuan bipartit dengan perusahaan terkait penolakan PHK merupakan langkah pertama yang akan ditempuh organisasi.

"Bagi kami musyawarah mufakat merupakan jalan terbaik, dengan catatan kedua belah pihak tidak ada yang dirugikan. Jika dalam  bipartit tersebut tidak ada kesepakatan atau titik temu, maka seperti biasa kita akan menjalankan prosedur PPHI yakni melakukan pencatatan perselisihan PHK," ungkapnya.

Di tempat yang sama, Sekertaris PUK PT SCG Readymix Plant Serpong M. Rio mewakili karyawan yang di PHK mengapresiasi kedatangan perangkat PC SPL FSPMI Tangerang dan anggota LKS Tripartite Tangsel. 

"Mewakili seluruh anggota, saya ucapkan terimakasih atas penguatan dan bimbingan perangkat PC SPL FSPMI Tangerang dan anggota LKS Tripartite dalam menghadapi proses PHK oleh perusahaan," katanya.

"Terkait proses PHK, kami memutuskan untuk menolak. Kami  meminta untuk tetap bekerja dan menolak kompensasi yang diberikan perusahaan karena perusahaan tidak pailit," sambungnya.

"Kehilangan pekerjaan tentu akan merepotkan karena penghasilan akan hilang. Sementara kami butuh penghasilan untuk memenuhi kebutuhan dalam menghidupi keluarga," tegasnya.

Kabid organisasi PC SPL FSPMI Tangerang Supriyanto mengatakan bahwa perangkat di PC SPL FSPMI Tangerang  selalu siap mendukung dan mengarahkan apa yang menjadi perjuangan anggota PUK PT SCG Readymix Plant Serpong.

"Bila ingin berjuang intinya kompak, solid dan kuat. Perjuangan tidak mengenal kalah dan menang, perjuangan tidak mengenal kata akhir. Selagi kita masih bekerja, selagi kita masih mau berjuang, pasti akan ada jalan dan hasilnya," tutur Supriyanto.

Untuk diketahui, kegiatan konsolidasi dihadiri ketua PC SPL FSPMI Tangerang Sopiyudin Sidik, Kabid organisasi PC SPL FSPMI Tangerang Supriyanto, Anggota Advokasi PC SPL FSPMI Tangerang Pardan, Anggota LKS Tripartite Tangsel Wahyu dan karyawan PT SRMI anggota PUK SCG Readymix Plant Serpong.(RMI/HRU)

TEKNO
Yudi Syahputra Bagikan Tips Konten Kreator Tetap Kreatif saat Pandemi

Yudi Syahputra Bagikan Tips Konten Kreator Tetap Kreatif saat Pandemi

Kamis, 21 Januari 2021 | 15:55

TANGERANGNEWS.com-Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang mengharuskan masyarakat untuk tetap di rumah seharusnya tidak mengalangi kreatifitas, terutama

MANCANEGARA
Siswi Ini Diancam Diadili Gegara Tolak Pakai Rok di Atas Lutut

Siswi Ini Diancam Diadili Gegara Tolak Pakai Rok di Atas Lutut

Rabu, 13 Januari 2021 | 13:10

TANGERANGNEWS.com-Gadis muslim berumur 12 tahun diancam diadili di pengadilan

BANDARA
Pekerja Bandara Soekarno Hatta Jual 200 Surat Keterangan Bebas COVID-19 Palsu

Pekerja Bandara Soekarno Hatta Jual 200 Surat Keterangan Bebas COVID-19 Palsu

Senin, 18 Januari 2021 | 13:53

TANGERANGNEWS.com—Jajaran Polresta Bandara Soekarno-Hatta membongkar kasus pemalsuan surat keterangan bebas COVID-19

HIBURAN
Destinasi Wisata Budaya Klenteng Boen Tek Bio

Destinasi Wisata Budaya Klenteng Boen Tek Bio

Jumat, 22 Januari 2021 | 09:48

Oleh: Riska Melani

"Jika masa lalu tidak berjalan sesuai yang Anda inginkan, bukan berarti masa depan bisa menjadi lebih baik dari yang selalu Anda bayangkan"

@TangerangNews