Connect With Us

1 Karyawan PT Adis Balaraja Disebut Positif COVID-19, Ini Faktanya

Mohamad Romli | Kamis, 18 Juni 2020 | 20:04

Apel Satgas COVID-19 PT Adis Balaraja. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-PT. Adis Balaraja memperketat protokol kesehatan menyusul adanya seorang buruh berinisial A,31, yang sebelumnya dinyatakan positif COVID-19 pada hasil Swab tes pertama. Meski pada akhirnya buruh tersebut dinyatakan negatif virus Corona pada hasil swab tes kedua, Rabu (17/6/2020). Kini buruh tersebut sudah menjalani isolasi mandiri di rumah.

"Ya, hasil swab tes kedua seorang buruh PT. Adis Balaraja negatif COVID-19," kata Hendra Tarmidzi, Juru Bicara Gugus Tugas COVID-19, yang juga sebagai Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, kepada wartawan, Kamis (18/6/2020).

Lanjut Hendra, buruh pabrik sepatu yang merupakan warga perumahan Vila Balaraja ini, sedang menjalani isolasi mandiri di rumahnya. Tidak lagi menjalani perawatan di Rumah Singgah COVID-19 Griya Anabatic, Kelapa Dua. "Sebelumnya hasil swab tes pertama memang positif hasilnya. Tapi tes kedua hasilnya negatif, jadi isolasi mandiri dirumahnya mulai Kamis ini (kemarin)," jelasnya.

Sementara itu, dikonfirmasi terpisah, Direktur PT. Adis Balaraja, H. Nunung Riyanto mengatakan, terkait pandemi COVID-19, pihak perusahaan sudah memperketat protokol kesehatan. Diketahui, pabrik yang memproduksi sepatu merk ternama ini memiliki buruh sekitar 8.300 orang. Bahkan ketatnya SOP di PT. Adis Balaraja diadopsi di dua negara yakni Sri Lanka dan Pakistan.

"Terkait pandemi COVID-19 ini, sebelum penerapan PSBB, kami perketat sistem protokol kesehatan. Kami sudah menyiapkan Satgas COVID-19 sebanyak 300 orang. Untuk menjalankan SOP pencegahan COVID-19 di pabrik. Mulai dari karyawan berada di jalan kawasan menuju pabrik kami selalu ingatkan untuk jaga jarak atau social distancing," jelasnya.

Selain itu, kata Nunung, manajemen juga mewajibkan para pekerja untuk memakai masker. Awalnya, diberikan masker untuk karyawan dua, agar bisa untuk cadangan atau ganti. Hingga kini para karyawan atau buruh memiliki stok masker sendiri.

"Kami juga menyiapkan tempat cuci tangan dengan sabun di setiap penjuru pintu masuk perusahaan. Sebelum masuk juga karyawan dicek suhu tubuhnya. Kalau hasilnya meragukan bisa dicek lagi untuk memastikan, ada alatnya," jelasnya.

Menurut Nunung, Satgas COVID-19 setiap hari memantau atau mengawasi pegawai, serta memberikan arahan kepada seluruh karyawan. Bahkan, Satgas juga setiap pagi melakukan apel dan mengevaluasi pelaksanaan SOP penaganan COVID-19. Kata dia, di lokasi PT Adis ada dua pabrik, dengan jumlah buruh sekitar 8.300 orang. 

"Kami juga mengurangi kepadatan buruh, dengan membagi jam masuk yakni pukul 07.00 WIB dan 07.30 WIB. Karyawan yang sakit batuk dan pilek juga diminta istirahat dan berobat. Bahkan bagi yang suhunya 37,2 kami minta ke klinik untuk istirahat dan diberi obat, jika masih tinggi maka diminta untuk pulang," jelasnya. (RMI/RAC)

SPORT
GRID Cardio Rush 2026 Ajak Pelari Tangerang Maraton Sambil Donasi Pohon, Target Tanam 1.500 Bibit

GRID Cardio Rush 2026 Ajak Pelari Tangerang Maraton Sambil Donasi Pohon, Target Tanam 1.500 Bibit

Jumat, 10 Juli 2026 | 20:12

Event lari GRID Cardio Rush 2026, kembali digelar GRID Fitness pada 2 Agustus 2026 mendatang di Carstensz Mall, Gading Serpong, Tangerang.

AYO! TANGERANG CERDAS
Jadwal dan Materi MPLS SMP 2026 yang Resmi dari Kemendikdasmen

Jadwal dan Materi MPLS SMP 2026 yang Resmi dari Kemendikdasmen

Rabu, 8 Juli 2026 | 13:45

Tahun ajaran baru 2026/2027 segera dimulai. Sebelum mengikuti kegiatan belajar mengajar di kelas, seluruh siswa baru jenjang SMP akan menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) selama lima hari.

KAB. TANGERANG
DPRD Kabupaten Tangerang Buka Peluang Pembahasan Raperda Anti-LGBT

DPRD Kabupaten Tangerang Buka Peluang Pembahasan Raperda Anti-LGBT

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:50

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang menilai, Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 111 Tahun 2025 Tentang Kebijakan Umum Pertahanan Negara Tahun 2025-2029, dapat menjadi dasar penyusunan Peraturan Daerah (Perda) anti LGBT.

HIBURAN
Nagita Ungkap Alasan Pendapatan RANS Turun, Kurangi Ketergantungan Raffi Ahmad

Nagita Ungkap Alasan Pendapatan RANS Turun, Kurangi Ketergantungan Raffi Ahmad

Jumat, 10 Juli 2026 | 16:23

Direktur Utama PT RANS Entertainment Indonesia Tbk Nagita Slavina mengungkap, alasan di balik penurunan pendapatan perusahaan dalam dua tahun terakhir.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill