Connect With Us

Tepis Penolakan, Warga BPA Layangkan Surat Dukungan Proyek GIPTI

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 2 Juli 2020 | 23:13

| Dibaca : 535

Warga Bumi Puspiptek Asri (BPA) Pagedangan, Kabupaten Tangerang, tengah berolahraga di kawasan Galeri Ilmu Pengetahuan dan Inovasi (GIPTI), Minggu (21/6/2020) pagi. (TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Munculnya penggiringan opini negatif terhadap proyek Galeri Ilmu Pengetahuan dan Inovasi (GIPTI), membuat warga Bumi Puspiptek Asri (BPA), Pagedangan, Kabupaten Tangerang kesal. 

Guna memastikan apakah benar warga menolak GIPTI, mereka kemudian secara bersatu  melayangkan surat dukungan ke Pemkab Tangerang. 

Surat dukungan tersebut dilayangkan warga sejak 27 Juni 2020 ke Pemkab Tangerang dengan tembusan ke DPRD Kabupaten Tangerang, Dewan Pers serta sejumlah dinas terkait.

Di antaranya, Dinas Perizinan Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Satpol PP, Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Dalam surat yang ditandatangani 580 Kepala Keluarga tersebut juga dilengkap tandatangan basah ratusan warga yang mendukung proyek dibawah kewenangan Puspiptek tersebut.

Ketua RW 04, Perumahan BPA, Mahmudi mengatakan mayoritas warga di lingkungan RW yang dipimpinnya mendukung kawasan GIPTI dengan alasan masyarakat sudah merasakan manfaatnya.

"Adapun warga yang menolak pembangunan proyek GIPTI hanya segelintir orang saja. Saya punya bukti itu," katanya saat dikonfirmasi, Kamis, (2/7/2020).

Menurutnya, surat dukungan yang dilayangkan ke Pemkab Tangerang untuk mendorong percepatan pembangunan proyek nasional seluas 15 hektare tersebut. Meski demikian, sambung Mahmudi, ada oknum warga yang menolak pembangunan proyek GIPTI melakukan penggiringan opini melalui media. Akibatnya, menghambat  pembangunan proyek strategis nasional tersebut.

"Kita melayang surat ke dewan pers untuk memberikan hak jawab atas pemberitaan yang tak berimbang. Itu sangat tidak profesional," terangnya.

Sebenarnya, tegas Mahmudi, keberadaan GIPTI memberikan banyak manfaat untuk masyarakat. Salahsatunya, akses keluar masuk warga BPA saat ini sudah bagus, lebih aman serta warga diberdayakan untuk petugas keamanan dan pemberdayaan masyarakat untuk mengisi tenan di kantin kawasan GIPTI.

"Ada puluhan warga BPA yang direkrut untuk petugas keamanan di GIPTI," tegasnya.

Sebelumnya, tokoh masyarakat dan pengurus RW serta RT  di Perumahan BPA menyampaikan manfaat yang dirasakan dibangunnya kawasan GIPTI.

"Saya pastikan mayoritas warga BPA mendukung pembangunan GIPTI. Sebab sekarang saja sudah bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," tandas tokoh masyarakat RW 01, Suhaedi. (RED/RAC)

PROPERTI
Pengembang Properti di Serpong Pailit, Nasib Konsumen Bakal Begini

Pengembang Properti di Serpong Pailit, Nasib Konsumen Bakal Begini

Minggu, 19 Juli 2020 | 09:31

TANGERANGNEWS.com-PT Cowell Development Tbk, pengembang perumahan mewah di kawasan Serpong, Kota Tangerang Selatan, dinyatakan pailit alias bangkrut. Konsumen pun terancam kesulitan dalam mendapat hak nya

KOTA TANGERANG
Barang Hilang Dipotong Upah, Buruh Alfamart Ancam Mogok di Tangerang 

Barang Hilang Dipotong Upah, Buruh Alfamart Ancam Mogok di Tangerang 

Rabu, 5 Agustus 2020 | 12:46

TANGERANGNEWS.com–Buruh yang tergabung dalam Aliansi Serikat Pekerja Alfamart (ASPAL) akan melakukan aksi mogok kerja dan demonstrasi sebagai buntut pemotongan upah secara sepihak

TOKOH
Innalillahi, Sastrawan Sapardi Djoko Darmono Tutup Usia

Innalillahi, Sastrawan Sapardi Djoko Darmono Tutup Usia

Minggu, 19 Juli 2020 | 12:07

TANGERANGNEWS.com-Dunia seni dan sastra Indonesia kini sedang berduka. Sastrawan kondang, Sapardi Djoko Darmono meninggal dunia, Minggu (19/7/2020)

TEKNO
Menristek Sebut Jambu Biji Tingkatkan Imunitas Hadapi COVID-19

Menristek Sebut Jambu Biji Tingkatkan Imunitas Hadapi COVID-19

Sabtu, 28 Maret 2020 | 18:40

TANGERANGNEWS.com-Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/BRIN), Prof Bambang PS Brodjonegoro, melalui

"Dengan Hidup yang Hanya Sepanjang  Setengah Tarikan Napas, Jangan Tanam Apapun Kecuali Cinta."

Jalaluddin Rumi