Connect With Us

Polisi Pajang Pemerkosa Remaja Hingga Tewas di Tangsel

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 14 Juli 2020 | 11:08

Tampak wajah para pelaku pemerkosa secara bergilir di Pagedangan, Kabupaten Tangerang. (SINDOnews / SINDOnews)

 

TANGERANGNEWS.com-Kasus pemerkosaan remaja berinisial OR, 16, oleh sejumlah pemuda yang mengakibatkan meninggal dunia, akhirnya dirilis Polres Tangerang Selatan.

Polisi pun menunjukan delapan pemuda yang melakukan perbuatan bejat tersebut. Mereka diketahui bernama Fikri, Sudirman, Denis, Anjayeni, Diki, S, Dori dan Rian.

Kasus pemerkosaan yang terjadi pada April 2020 ini baru berhasil dirampungkan penyidikannya oleh polisi. Hingga dirilis resmi pada Senin (13/7/2020).

"Kita rampungkan dulu penyidikan, baru kita rilis," kata Kapolres Tangsel AKBP Iman Setiawan.

Menurut Iman, dalam proses penyidikan ini pihaknya harus benar-benar memastikan penyebab kematian korban.

Makam korban pun dibongkar untuk diautopsi demi mendapatkan bukti yang kuat. "Dari hasil pemeriksaan forensik itulah, kita berhasil mengungkap kematian korban OR," jelasnya.

Untuk diketahui sebelumnya, peristiwa tragis ini terjadi, RO, awalnya berkenalan salah satu pelaku lewat Facebook. Setelah menjalin komunikasi, mereka pun berpacaran.

Kemudian, dia dijebak oleh pacarnya dengan dicekoki minuman oplosan yang telah diberi excimer hingga mabuk.

Setelah tak sadarkan diri, dia diperkosa oleh delapan pria di kawasan Cihuni, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, April 2020.

Usai kejadian itu, korban kemudian sakit selama hampir satu bulan, lalu meninggal dunia pada 11 Juni 2020.

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

BANTEN
Andra Soni Susuri Kali Angke, Temukan Dua Penyebab Utama Banjir Tangerang

Andra Soni Susuri Kali Angke, Temukan Dua Penyebab Utama Banjir Tangerang

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:42

Gubernur Banten Andra Soni bersama Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau langsung kondisi Kali Angke menggunakan perahu

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill