Connect With Us

Kapolres Sebut Kubu Debt Collector Pun Jatuh Korban

Redaksi | Rabu, 15 Juli 2020 | 00:05

| Dibaca : 76934

Salah satu hasil foto tangkapan layar dari video amatir saat bentrokan terjadi pada Selasa (14/7/2020). (Istimewa / [email protected])

TANGERANGNEWS.com-Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi menyatakan, korban bentrok antara debt collector dengan nasabah (debitur) tidak hanya berasal dari kubu nasabah. Tetapi juga dari kubu debt collertor. 

 

Seperti diketahui bentrokan tersebut terjadi di Kampung Bugel, Kelurahan Kaduagung, Tigaraksa, Selasa (14/7/2020).

 

Insiden itu bermula saat sekitar pukul 17.30 WIB, NK yang mengendarai mobil minibus Daihatsu Xenia nopol B 1546 NMR melintas di perempatan Bugel kemudian diberhentikan oleh debt collector karena cicilan kredit kendaraan roda empat atas nama SO itu menunggak selama delapan bulan.

 

“Tiga orang dari debitur, satu dari debt collector,” tulis Kapolres kepada TangerangNews.com. 

 

Sampai saat ini kasus tersebut tengah dalam penyelidikan petugas Kepolisian. 

"Adapun perkembangan saat ini, pihak debt colector sudah datang ke Polres untuk membuat LP (laporan polisi) dan pihak debitur bersama kuasa hukumnya saat ini juga berada di Polresta Tangerang untuk membuat LP,” tutup Kapolres. 

 

WISATA
Menikmati Suasana Asri di Situ Lengkong Tangsel

Menikmati Suasana Asri di Situ Lengkong Tangsel

Sabtu, 13 Juni 2020 | 13:00

TANGERANGNEWS.com-Di tengah hiruk pikuk Kota Tangerang Selatan (Tangsel), ternyata terdapat ruang terbuka hijau yang menjadi tempat favorit

KOTA TANGERANG
Duplik Kecelakaan Maut Karawaci, Pengacara Aurelia Akan Laporkan Penyidik & Jaksa

Duplik Kecelakaan Maut Karawaci, Pengacara Aurelia Akan Laporkan Penyidik & Jaksa

Kamis, 6 Agustus 2020 | 19:38

TANGERANGNEWS.com–Tim pengacara Aurelia Margaretha Yulia mengaku akan

NASIONAL
EF Bahas Solusi Digital Parenting di Tengah Pandemi COVID-19

EF Bahas Solusi Digital Parenting di Tengah Pandemi COVID-19

Kamis, 6 Agustus 2020 | 14:50

TANGERANGNEWS.com-Kondisi pandemi COVID-19 saat ini mengharuskan anak menjalani kegiatan belajar mengajar dari rumah (School From Home). Kegiatan ini memberikan pengalaman baru bagi seluruh pelaku pendidikan

"Dengan Hidup yang Hanya Sepanjang  Setengah Tarikan Napas, Jangan Tanam Apapun Kecuali Cinta."

Jalaluddin Rumi