3 Pemain Persita Dipanggil Timnas untuk FIFA Matchday Juni 2026, Wakili Indonesia hingga Guinea Khatulistiwa
Jumat, 29 Mei 2026 | 14:39
Persita Tangerang melepas sejumlah pemainnya untuk agenda internasional FIFA Matchday Juni 2026.
TANGERANGNEWS.com-Dinas Kesehatan Provinsi Banten menyediakan swab test Covid-19 gratis kepada seluruh driver ojek online (ojol) yang beroperasi di wilayah Tangerang Raya.
Swab test gratis ini dilakukan dalam rangka mendukung persyaratan yang harus dipenuhi para driver ojol, jika ingin mengangkut penumpang di wilayah Tangerang Raya.
Apalagi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masih terus diperpanjang di Tangerang Raya. Hal ini pun diumumkan oleh Gubernur Banten Wahidin Halim melalui akun Instagram resminya.

"Untuk melengkapi salah satu persyaratan bagi para Ojek Online yang beroperasi di wilayah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Tangerang Raya, sebelum mengangkut penumpang maka dengan ini Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Kesehatan Provinsi Banten @dinkes_provbanten mengundang para Ojek Online untuk melakukan Rapid Test/Swab Test Gratis, yang akan diselenggarakan mulai besok 17 Juli 2020 di tempat yang telah diinformasikan," tulis @wh_wahidin halim, Kamis (16/7/2020) kemarin.
Bagi para driver ojol yang ingin melaksanakan swab test Covid-19 gratis hari ini, silakan mengunjungi Kota Tangerang, atau lebih tepatnya di Terminal Poris Plawad. Kegiatan berlangsung pada pukul 09.00 WIB hingga 13.00 WIB.
Untuk datang ke lokasi dan waktu yang sudah ditentukan, para driver ojol wajib memakai masker, menggunakan hand sanitizer, mencuci tangan, menjaga jarak dan jangan bersentuhan.
Persita Tangerang melepas sejumlah pemainnya untuk agenda internasional FIFA Matchday Juni 2026.
TODAY TAGPetugas Kepolisian Resor Kota (Polresta) Tangerang menemukan luka sayatan senjata tajam (sajam) pada mayat pria berinisial R di kamar kontrakannya di Desa Pasir Gadung, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.
Kini wajah Situ Cihuni, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, berubah total. Situ seluas 22 hektar ini dulunya dikenal sebagai area terbengkalai. Ilalang tinggi, semak liar, hingga kesan menyeramkan pernah melekat di kawasan tersebut.
"Rumahku adalah surgaku", sebuah slogan yang menggambarkan bagaimana sebuah rumah menjadi tempat yang nyaman, aman dan menyenangkan bagi penghuninya. Namun, hari ini rumah bukan lagi menjadi surga yang dirindukan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews