Connect With Us

Perumdam TKR Perluas Jaringan Air Bersih Hingga ke Rajeg

Mohamad Romli | Rabu, 22 Juli 2020 | 20:05

Pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama Perumdam Tirta Kerta Raharja Kabupaten Tangerang, Sofyan Sapar. (TangerangNews.com / Mohamad Romli)

 

TANGERANGNEWS.com-Jaringan air bersih untuk masyarakat bakal diperluas oleh Perusahaan Umum Daerah Tirta Kerta Raharja (Perumdam TKR) sampai di Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang.

Kepastian untuk mengalirkan air ke wilayah Rajeg setelah Perumdam TKR melakukan tanda tangan dengan PT Aetra Air Tangerang.  Perjanjian jual beli air bersih hasil olahan ini ditandatangani Kamis (16/07/2020) di kantor Perumdam TKR.

Penandatangani oleh Plt. Direktur Utama Perumdam TKR Sofyan Sapar dan Presiden Direktur PT Aetra Air Tangerang Hari Yudha Hutomo.

Sofyan Sapar mengatakan, perjanjian dengan Aetra Tangerang nantinya akan menyalurkan air curah ke Perumdam TKR untuk kebutuhan air bersih masyarakat di wilayah Rajeg dengan kapasitas hingga 50 liter per detik.

“Ada 6 ribu rumah tangga yang dilayani,” ujar Sofyan Sapar, Selasa (21/7/2020).

Sebelumnya, kerjasama serupa antara Perumdam TKR dengan PT Aetra Air Tangerang juga telah menyalurkan air curah dengan kapasitas masing-masing 50 liter per detik untuk wilayah Balaraja dan Kutabumi.

Katanya, air bersih hasil olahan sudah standar sesuai Permenkes Nomor 492/2010, jaminan kualitas air, serta jaminan kontinuitas air.

“Perumdam TKR akan menyalurkan air tersebut ke masyarakat di Rajeg,” tukasnya.

Sementara, Presiden Direktur PT Aetra Air Tangerang Hari Yudha Hutomo mengatakan, ini realisasi perjanjian untuk kesekian kalinya bersama Perumdam TKR.

“Pada akhirnya, kami merasa sangat bangga karena diberikan kepercayaan oleh Perumdam TKR dalam kerjasama suplai air bersih ini,” pungkasnya.(RMI/HRU)

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

BANTEN
Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:43

Gubernur Banten Andra Soni menargetkan alokasi anggaran bantuan sosial (bansos) akan mengalami peningkatan pada tahun 2027 mendatang, sebagai upaya memperkuat perlindungan sosial dan menekan angka kemiskinan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill