Connect With Us

Gagal Nyalip, Pasutri Tewas Tertabrak Bus di Mauk

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 10 Agustus 2020 | 12:43

Pengendara sepeda motor tewas dalam kecelakaan di Jalan Raya Mauk-Rajeg, Kampung Sukadana, Desa Kedung Dalem, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Senin (10/8/2020). (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Pasangan suami istri (pasutri) bernama Daslan, 57, dan Rusminah, 56, tewas ditabrak bus setelah berusaha menyalip kendaraan di Jalan Raya Mauk-Rajeg, Kampung Sukadana, Desa Kedung Dalem, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Senin (10/8/2020) pagi.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 06.20 WIB. Ketika itu, pasutri asal kampung Cipanis, Desa Ranca Bango, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang itu tengah berboncengan dengan sepeda motor Honda Beat Nopol A-6125-ZT, dari arah Rajeg menuju Mauk.

“Saat melintas dari di lokasi kejadian, korban berusaha menyalip kendaraan di depannya dengan kecepatan tinggi. Namun posisi motor korban yang terlalu ke kanan jalan, sehingga diduga tidak cukup ruang gerak,” jelas Kapolsek Mauk Iptu Kresna Ajie Perkasa.

Akibatnya korban tertabrak bus karyawan Adhi Prima nopol B-7929-IG yang dikemudikan Sanusi, 51, dari arah berlawananan.

“Kecelakaan itu membuat kedua korban mengalami luka cukup berat dan meninggal dunia di TKP,” ungkap Kresna.

Selanjutnya kedua korban dievakuasi ke Puskesmas Mauk. Sementara ntuk perkaranya sudah dilimpahkan ke unit laka Polres Tigaraksa.(RMI/HRU)

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

KAB. TANGERANG
Swiss-Belhotel Serpong Gandeng Datik Batik, Buka Peluang UMKM Kenalkan Karya ke Publik

Swiss-Belhotel Serpong Gandeng Datik Batik, Buka Peluang UMKM Kenalkan Karya ke Publik

Jumat, 16 Oktober 2026 | 10:22

Swiss-Belhotel Serpong dan Swiss-Belcourt Serpong berkolaborasi dengan Datik Batik menggelar kegiatan peringatan Hari Batik Nasional pada Kamis, 15 Oktober 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill