Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan
Rabu, 17 Juni 2026 | 16:54
Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.
TANGERANGNEWS.com-Sekitar 30 warga dalam satu lingkungan Rukun Warga (RW) di Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, terpapar COVID-19. Penularan tersebut terjadi karena interaksi yang dekat antara warga.
Hal itu dibenarkan Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Tangerang dr Hendra Tarmizi, saat dikonfirmasi, Senin (24/8/2020).
Menurutnya, kasus itu terjadi dua pekan lalu saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ke delapan. "Iya di Kecamatan Pasar Kemis. Ada 30 orang dalam satu RW," tuturnya.
Berawal dari satu warga yang bekerja di daerah DKI Jakarta dan Kota Tangerang. Lalu, ada interaksi antara anggota keluarga dengan warga sekitar, hingga terjadilah penularan virus.
Ketika warga di-PCR dan ternyata positif COVID-19, Dinas Kesehatan setempat langsung melakukan tracing ke warga terdekat atau yang berinteraksi. Dari situ, didapatlah puluhan warga yang positif.
"Sehingga warga melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing," ujar dr Hendra.
Dikayakan Hendra, karena kejadiannya sudah dua pekan lalu, sebagian besar warga di dalam RW tersebut sudah sembuh dari COVID-19.
"Tapi Dinkes masih terus melakukan pemantauan intens dan menyemprotkan cairan disinfektan secara massal di lingkungan tersebut," ujarnya.
Dia juga terus menghimbau agar warga menggunakan masker dan tetap jaga jarak bila keluar rumah, sering cuci tangan pakai sabun atau handsanitizer, serta harus mandi begitu sampai di rumah setelah bekerja dari luar.(RAZ/HRU)
TODAY TAGPemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengevaluasi pengoperasian aplikasi super Tangsel ONE dan Asisten Virtual berbasis kecerdasan buatan (AI Chat-First), Helita, sejak diluncurkan bulan lalu.
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews