Begini Cara Cek KTP Dipakai Pinjol Ilegal atau Tidak, Bisa Lewat Online
Rabu, 20 Mei 2026 | 12:33
Masyarakat bisa mengecek sendiri apakah KTP atau Nomor Induk Kependudukan (NIK) mereka pernah dipakai untuk pinjaman online (pinjol) tanpa izin.
TANGERANGNEWS.com-Untuk mencegah penyebaran COVID-19 yang semakin meningkat, seorang pelajar dari Kabupaten Tangerang membuat sebuah alat pembunuh virus tersebut.
Alat bernama UV Sterilizer ini disumbangkan dan ditempatkan di Pasar Modern Intermoda BSD City, Cisauk, Kabupaten Tangerang agar bisa digunakan masyarakat.
UV Sterilize ini dibuat atas inisiatif Nixon Widjaja, pelajar yang duduk di kelas 12 SMAK Ipeka Plus BSD Tangerang.
Dari informasi yang dia dapat dari media, sinar lampu UVC diklaim memang efektif untuk membunuh virus corona, walaupun tidak disarankan untuk dilihat secara langsung.
Dengan bekal informasi ini, Nixon membuat UV Sterilizer untuk barang bawaan pengunjung pasar.
Pengunjung tinggal meletakkan barangnya di atas conveyor yang akan menggerakkan barang untuk disinari sinar UVC yang ampuh menghilangkan 96% virus corona.
"Saya melihat Pasar Intermoda ini, yang setiap harinya ramai dikunjungi pembeli dan pedagang, belum mempunyai fasilitasi sterilisasi yang memadai. Karena itu, saya tergerak untuk membuat UV Sterilizer ini," ujarnya, Selasa (1/9/2020).
Ternyata alatnya ini disambut dengan antusias oleh pengunjung, pedagang, dan petugas Pasar Modern Intermoda. Dia pun ingin menambah alat tersebut.
"Saya juga berencana untuk membuat lagi alat ini untuk ditempatkan di lokasi yang ramai," tutur Nixon. (RAZ/RAC)
Masyarakat bisa mengecek sendiri apakah KTP atau Nomor Induk Kependudukan (NIK) mereka pernah dipakai untuk pinjaman online (pinjol) tanpa izin.
TODAY TAGFBC Aesthetic and Revitalization Center, klinik estetika premium di Gading Serpong, Tangerang, meluncurkan XERF by Cynosure Lutronic, sebuah teknologi pengencangan (skin tightening) dan pengangkatan kulit (skin lifting) generasi terbaru.
Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
Pelatih Carlos Pena mengakui Persita Tangerang sedang menghadapi masalah serius di lini depan setelah kekalahan telak 0-3 dari Persijap Jepara pada pekan ke-32 BRI Super League 2025/26 di Banten International Stadium.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews