Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?
Senin, 20 April 2026 | 19:56
-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
TANGERANGNEWS.com-Untuk mencegah penyebaran COVID-19 yang semakin meningkat, seorang pelajar dari Kabupaten Tangerang membuat sebuah alat pembunuh virus tersebut.
Alat bernama UV Sterilizer ini disumbangkan dan ditempatkan di Pasar Modern Intermoda BSD City, Cisauk, Kabupaten Tangerang agar bisa digunakan masyarakat.
UV Sterilize ini dibuat atas inisiatif Nixon Widjaja, pelajar yang duduk di kelas 12 SMAK Ipeka Plus BSD Tangerang.
Dari informasi yang dia dapat dari media, sinar lampu UVC diklaim memang efektif untuk membunuh virus corona, walaupun tidak disarankan untuk dilihat secara langsung.
Dengan bekal informasi ini, Nixon membuat UV Sterilizer untuk barang bawaan pengunjung pasar.
Pengunjung tinggal meletakkan barangnya di atas conveyor yang akan menggerakkan barang untuk disinari sinar UVC yang ampuh menghilangkan 96% virus corona.
"Saya melihat Pasar Intermoda ini, yang setiap harinya ramai dikunjungi pembeli dan pedagang, belum mempunyai fasilitasi sterilisasi yang memadai. Karena itu, saya tergerak untuk membuat UV Sterilizer ini," ujarnya, Selasa (1/9/2020).
Ternyata alatnya ini disambut dengan antusias oleh pengunjung, pedagang, dan petugas Pasar Modern Intermoda. Dia pun ingin menambah alat tersebut.
"Saya juga berencana untuk membuat lagi alat ini untuk ditempatkan di lokasi yang ramai," tutur Nixon. (RAZ/RAC)
-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
TODAY TAGPersita Tangerang menghadapi laga krusial saat menjamu Bali United pada pekan ke-29 BRI Super League 2025/2026 di Banten International Stadium, Kamis, 23 April 2026, pukul 15.30 WIB.
UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Korban Kecamatan Periuk pada BPBD Kota Tangerang berhasil mengevakuasi sebuah biji tasbih yang tersangkut di dalam hidung seorang balita laki-laki berusia tiga tahun.
Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews