Simak Cara Memberikan Dukungan Psikologi Awal untuk Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak
Kamis, 18 Juni 2026 | 16:48
Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak masih menjadi perhatian serius di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
TANGERANGNEWS.com-Kembali meningkatnya kasus COVID-19 di Kabupaten Tangerang membuat perangkat daerah kembali bergerak mengkampanyekan gerakan memakai masker. Hal serupa digelar tim penggerak PKK Desa kampung Melayu Barat, Teluknaga, Jumat (11/9/2020.
Kelompok ini menyasar warga yang tidak menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah. Aksi pembagian masker itu berlangsung di Jalan Raya Kampung Melayu Barat, Kecamatan Teluknaga.

Tak hanya membagikan masker, mereka juga menyosialisasikan protokol kesehatan COVID-19.
"Kami mengimbau, warga agar tidak keluar rumah jika memang tidak terpaksa atau ada kepentingan," kata Ketua Tim penggerak PKK Desa Kampung Melayu Barat, Yunani subur Maryono kepada TangerangNews.
Dengan adanya pembagian masker gratis tersebut, ia berharap dapat meminimalisir resiko warga terpapar virus Corona.
"Alhamdulillah warga pun antusias mendukung kegiatan seperti ini. Kami terus mengingatkan agar menjaga kesehatan. warga juga banyak terima kasih kepada TNI dan Polri yang juga membantu membagikan masker secara gratis ini,” katanya.

Di lokasi, Binamas Desa kampung Melayu Barat Bripka Polisi Agus Noto juga turut mengimbau warga selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.
"jaga kesehatan, hindarilah tempat keramaian dan selalu cuci tangan sebelum dan sesudah beraktivitas,” katanya.(RMI/HRU)
Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak masih menjadi perhatian serius di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
TODAY TAGRibuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng
Sejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.
Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews