Nike PHK Massal Lagi, Ribuan Karyawan Terancam Dipangkas
Jumat, 24 April 2026 | 12:32
Perusahaan perlengkapan olahraga Nike kembali melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 1.400 karyawan di berbagai wilayah operasinya.
TANGERANGNEWS.com-Pabrik biskuit milik PT Primarasa Abdi Sejahtera di Kampung Bulakan, Desa Bitung Jaya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang terbakar, Senin (21/9/2020).
Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran yang terjadi sekitar pukul 11.00 WIB tersebut, namun kerugian material ditaksir mencapai ratusan juta rupiah karena api menghanguskan mesin produksi.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang Kosrudin mengatakan pihaknya mendapatkan laporan terjadi kebakaran di pabrik tersebut sekitar pukul 10.00 WIB.
Setelah mendapatkan laporan, petugas pemadaman kebakaran langsung turun ke lokasi dan berhasil memadamkan api.
“Api sudah berhasil dipadamkan, sekarang petugas masih melakukan pendinginan agar tidak muncul api kembali,” kata Kosrudin.
Kosrudin belum bisa memastikan penyebab kebakaran. Namun berdasarkan keterangan para pegawai, api muncul setelah terjadi kebocoran tabung gas saat sedang mengoperasikan mesin produksi.
“Dugaan sementara, kebakaran akibat kebocoran tabung.” ujarnya.
Menurutnya, tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran itu, tapi peristiwa kebakaran mengakibatkan jalan Jakarta-Serang, tepatnya di Bitung, Kecamatan Cikupa, macet total.
“Alhamdulillah, korban jiwa nihil. Tapi kerugian ditaksir mencapai ratusan juta,” pungkasnya.(RAZ/HRU)
Perusahaan perlengkapan olahraga Nike kembali melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 1.400 karyawan di berbagai wilayah operasinya.
TODAY TAGPemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menyiapkan langkah penanganan menyeluruh untuk mengatasi persoalan banjir di Kawasan Melati Mas, Kecamatan Serpong Utara.
Kantor Regional I PT Angkasa Pura Indonesia (Injourney Airports) menyatakan kesiapan penuh untuk melayani keberangkatan jemaah haji tahun 1447H/2026.
Seiring dengan perkembangan desain arsitektur dan interior yang semakin dinamis, kebutuhan akan elemen pendukung ruang pun ikut mengalami perubahan. Ruang kini tidak lagi bersifat statis, melainkan terus bertransformasi mengikuti fungsi
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews