Connect With Us

Tertangkap Basah Polda Metro Jaya Viper Gading Serpong Beroperasi 

Redaksi | Minggu, 4 Oktober 2020 | 15:37

| Dibaca : 65609

Petugas kepolisian saat mengunjungi salah satu klub malam. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Petugas Polda Metro Jaya menggerebek klub malam di Gading Serpong, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang yakni Viper, Minggu (4/10/2020) sekitar pukul 03.00 WIB. 

“Benar, awalnya kami meminta agar wilayah (Polsek) mengecek informasi yang kami dapati dari masyarakat dan media online lokal. Namun, wilayah bilang clear (tutup). Kami lalu memantau selama beberapa hari. Benar saja, mereka beroperasi, sampai kami datangi sekitar pukul 03.00 masih ramai,” ujar Kanit 1 Subbidpaminal Bridpropam Polda Metro Jaya, Iptu Ertonias Rony kepada TangerangNews.com, hari ini. 

Namun, ketika ditanya kemungkinan ada oknum aparat yang menjadi back-up klub malam tersebut, dirinya tak membantah. 

Baca Juga :

“Ya kemungkinan ada orang wilayah yang memiliki andil dalam artian beking sehingga tempat itu berani buka. Seharusnya menurut Perda hanya sampai pukul 22.00 malam. Sedangkan kami mendapati jam tiga masih ramai. Kami lalu mendokumentasikannya. Kebetulan ada awak media mengetahui.     Kami tidak mencari-cari, kan informasi itu didapat dari warga. Dan sudah diketahui pimpinan. Ini sebagai upaya mencegah penyebaran COVID-19,” tuturnya. 

Sementara itu, Head of Marketing dan DJ Viper club Bagus Hardianto mengatakan, pihaknya tidak membantah bahwa telah beroperasi dan didatangi anggota Polda Metro Jaya.

Namun, dia membantah bahwa ada backup dari pihak Kepolisian setempat. “Bukan beking, jadi owner kami itu adalah ipar dari polisi. Malahan dia yang suka menenangkan karyawan. Dan, saya kasih tahu. Saya ada bukti, hampir semua buka di Gading Serpong,” ujarnya. (RED/RAC)

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Tertangkap Basah Polda Metro Jaya Viper Gading Serpong Beroperasi TANGERANGNEWS.com-Petugas Polda Metro Jaya tertangkap basah klub malam di Gading Serpong, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang yakni Viper, Minggu (4/10/2020) sekitar pukul 03.00 WIB. “Benar, awalnya kami meminta agar wilayah (Polsek) mengecek informasi yang kami dapati dari masyarakat dan media _online_ lokal. Namun, wilayah bilang clear (tutup). Kami lalu memantau selama beberapa hari. Benar saja, mereka beroperasi, sampai kami datangi sekitar pukul 03.00 masih ramai,” ujar Kanit 1 Subbidpaminal Bridpropam Polda Metro Jaya, Iptu Ertonias Rony kepada TangerangNews.com, hari ini. Namun, ketika ditanya kemungkinan ada oknum aparat yang menjadi back-up klub malam tersebut, dirinya tak membantah. “Ya kemungkinan ada orang wilayah yang memiliki andil dalam artian beking sehingga tempat itu berani buka. Seharusnya menurut Perda hanya sampai pukul 22.00 malam. Sedangkan kami mendapati jam tiga masih ramai. Kami lalu mendokumentasikannya. Kebetulan ada awak media mengetahui. Kami tidak mencari-cari, kan informasi itu didapat dari warga. Dan sudah diketahui pimpinan. Ini sebagai upaya mencegah penyebaran COVID-19,” tuturnya. Sementara itu, Head of Marketing dan DJ Viper club Bagus Hardianto mengatakan, pihaknya tidak membantah bahwa telah beroperasi dan didatangi anggota Polda Metro Jaya. Namun, dia membantah bahwa ada backup dari pihak Kepolisian setempat. “Bukan beking, jadi owner kami itu adalah ipar dari polisi. Malahan dia yang suka menenangkan karyawan. Dan, saya kasih tahu. Saya ada bukti, hampir semua buka di Gading Serpong,” ujarnya.

A post shared by TangerangNews (@tangerangnewscom) on

BANTEN
301 Kg Ganja Tujuan Tangerang Dimusnahkan BNN

301 Kg Ganja Tujuan Tangerang Dimusnahkan BNN

Rabu, 21 Oktober 2020 | 19:36

TANGERANGNEWS.com-Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Banten memusnahkan barang bukti kejahatan narkotika jenis ganja sebanyak 301 kilogram. Pemusnahan barang terlarang itu dengan cara dibakar

TOKOH
Wulan Guritno & Nugie Terpesona dengan TOD BSD City Tangerang

Wulan Guritno & Nugie Terpesona dengan TOD BSD City Tangerang

Selasa, 6 Oktober 2020 | 10:55

TANGERANGNEWS.com-Kawasan transit oriented development (TOD) Intermoda

"Putuskan Hubungan pada orang palsu untuk alasan yang benar. Bukan memutuskan orang benar dengan alasan Palsu."

Rather Aadil