Connect With Us

Astaga, Bayi Baru Lahir Dibuang Dekat TPU Sukamulya

Muhamad Heru | Kamis, 22 Oktober 2020 | 15:50

| Dibaca : 4960

Sesosok bayi mungil perempuan ditemukan warga dalam kardus kemasan air mineral di Kampung Kaliasin, Desa Kaliasin, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang, Kamis (22/10/2020). (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Sesosok bayi mungil ditemukan warga dalam kardus kemasan air mineral di Kampung Kaliasin, Desa Kaliasin, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang, Kamis (22/10/2020).

Bayi yang diperkirakan baru dilahirkan itu dalam kondisi hidup dengan ari-ari masih menempel di pusarnya.

Sarta, Ketua RT 05/05 Desa Kaliasin kepada awak media mengatakan, bayi malang yang diduga dibuang orang tuanya itu ditemukan warga sekitar pukul 06.00 WIB.

"Ditemukan dekat TPU (tempat pemakaman umum) Kaliasin," ungkapnya.

Demi memastikan kondisi kesehatan sang bayi yang berjenis kelamin perempuan itu, warga kemudian membawanya ke klinik setempat.

"Langsung dibawa ke Klinik Dewi. Dekat lokasi penemuan bayi tersebut," tambahnya.

Dikonfirmasi TangerangNews, Kapolsek Balaraja Kompol Teguh Kuslantoro membenarkan peristiwa tersebut.

"Kami sedang menyelidiki pelaku yang tega membuang darah dagingnya sendiri," ungkap Teguh.

Dalam rekaman video amatir yang diterima TangerangNews, bayi mungil itu terbungkus sarung di dalam  kemasan air mineral. Kondisi bayi tampak sehat dengan kulit masih kemerah-merahan. (RMI/RAC)

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Astaga, Bayi Baru Lahir Dibuang Dekat TPU Sukamulya Sesosok bayi mungil ditemukan warga dalam kardus kemasan air mineral di Kampung Kaliasin, Desa Kaliasin, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang, Kamis (22/10/2020). Bayi yang diperkirakan baru dilahirkan itu dalam kondisi hidup dengan ari-ari masih menempel di pusarnya. Sarta, Ketua RT 05/05 Desa Kaliasin kepada awak media mengatakan, bayi malang yang diduga dibuang orang tuanya itu ditemukan warga sekitar pukul 06.00 WIB. "Ditemukan dekat TPU (tempat pemakaman umum) Kaliasin," ungkapnya. Demi memastikan kondisi kesehatan sang bayi yang berjenis kelamin perempuan itu, warga kemudian membawanya ke klinik setempat. "Langsung dibawa ke Klinik Dewi. Dekat lokasi penemuan bayi tersebut," tambahnya. Dikonfirmasi TangerangNews, Kapolsek Balaraja Kompol Teguh Kuslantoro membenarkan peristiwa tersebut. "Kami sedang menyelidiki pelaku yang tega membuang darah dagingnya sendiri," ungkap Teguh. Dalam rekaman video amatir yang diterima TangerangNews, bayi mungil itu terbungkus sarung di dalam kemasan air mineral. Kondisi bayi tampak sehat dengan kulit masih kemerah-merahan.

A post shared by TangerangNews (@tangerangnewscom) on

KAB. TANGERANG
Muncul Spanduk Penolakan Pembangunan RSUD Tigaraksa di Kawasan Pemkab Tangerang

Muncul Spanduk Penolakan Pembangunan RSUD Tigaraksa di Kawasan Pemkab Tangerang

Minggu, 26 Juni 2022 | 18:57

TANGERANGNEWS.com-Sejumlah spanduk penolakan rencana pembangunan RSUD Tigaraksa muncul di kawasan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang.

OPINI
Sandal Jepit VS Jalan Berlubang, Mana yang Harus Diperhatikan?

Sandal Jepit VS Jalan Berlubang, Mana yang Harus Diperhatikan?

Minggu, 19 Juni 2022 | 23:32

TANGERANGNEWS.com-Baru-baru ini, media sosial dihebohkan dengan mencuatnya berita soal larangan menggunakan sandal jepit bagi pengendara sepeda motor.

TEKNO
Poco Seri F Terbaru Segera Hadir di Indonesia, Tawarkan Performa Ekstrem

Poco Seri F Terbaru Segera Hadir di Indonesia, Tawarkan Performa Ekstrem

Minggu, 19 Juni 2022 | 23:26

TANGERANGNEWS.com-Poco seri F terbaru siap menggebrak pasar Indonesia. Smartphone ini menawarkan performa ekstrem dengan harga yang ekstrem pula, sehingga disebut sebagai flagship killer.

HIBURAN
 Serunya Swafoto di Wahana Magical Photo Maze Tangcity Mal Tangerang

Serunya Swafoto di Wahana Magical Photo Maze Tangcity Mal Tangerang

Minggu, 26 Juni 2022 | 15:35

TANGERANGNEWS.com-Memasuki libur sekolah, Tangcity Mal menyediakan wahana bermain baru bagi remaja dan anak-anak, yakni Magical Photo Maze.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill