Connect With Us

Jembatan Penghubung Serpong-Gading Sudah Bisa Dilintasi

Redaksi | Sabtu, 7 November 2020 | 18:52

Jembatan Penghubung Serpong-Gading sudah bisa dilintasi. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Jembatan penghubung antara Serpong dengan Gading Serpong atau biasa disebut jembatan RS Ashobirin, diantara  Priang, Serpong Utara, kota Tangerang Selatan mengarah ke Cihuni, Pagedangan, Kabupaten Tangerang kini sudah bisa dilintasi, Sabtu (7/11/2020). 

 

“Update jembatan GS Ashobirin-Gading Serpong sudah bisa dilewati gaes. Tetap berhati-hati ya, jangan ngebut,” ujar Chikiwin kepada TangerangNews.com. 

Seperti diketahui sebelumnya, jembatan tersebut sempat ditutup karena mengalami longsor pada Rabu 1 Desember 2019 lalu. Selama perbaikan, akses jalan di lokasi pun ditutup sementara waktu.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 

Jembatan Belakang Assobirin Gading Serpong sudah bisa dilintasi,

Sebuah kiriman dibagikan oleh TangerangNews (@tangerangnewscom) pada

KAB. TANGERANG
Cegah Banjir Terulang, Villagio Residence Tangerang Bangun Tanggul Permanen 

Cegah Banjir Terulang, Villagio Residence Tangerang Bangun Tanggul Permanen 

Selasa, 17 Februari 2026 | 07:21

Pasca banjir besar yang melanda Tangerang Raya pada akhir Januari 2026, pengembang Perumahan Villagio Residence di Kabupaten Tangerang melakukan serangkaian langkah strategis untuk mencegah banjir terulang.

NASIONAL
Polda Metro Jaya Sebut Bahar bin Smith Tidak Ditahan karena Harus Rawat Jalan Pasca Kecelakaan

Polda Metro Jaya Sebut Bahar bin Smith Tidak Ditahan karena Harus Rawat Jalan Pasca Kecelakaan

Senin, 16 Februari 2026 | 15:50

Polda Metro Jaya menjelaskan alasan di balik penangguhan penahanan Habib Bahar bin Smith, tersangka kasus penganiayaan anggota Banser di Tangerang.

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill