Connect With Us

Sekeluarga Berboncengan Gagal Nyalip Tronton, Satu Tewas di Legok Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 8 November 2020 | 14:02

Korban kecelakaan tergeletak di pinggir Jalan Raya Legok tak bernyawa, Kota Tangerang, Minggu (8/11/2020) siang. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Satu keluarga yang berboncengan dengan sepeda motor jatuh setelah gagal menyalip truk tronton di Jalan Raya Legok, tepatnya depan Pom Bensin Bojong Nangka, Kecamatan Kelapa Dua, Kota Tangerang, Minggu (8/11/2020) siang.

Berdasarkan informasi, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.30 WIB. Pengendara motor itu merupakan satu keluarga yang terdiri dari ayah, ibu dan anak.

Saat melintas dilokasi, korban hendak menyalip truk tronton. Tapi motor hilang kendali hingga menyebabkan ketiganya jatuh.

"Ayah dan anaknya jatuh ke sebelah kiri, tapi si ibu jatuh ke kanan dan terlindas mobil," ujar saksi mata, Dina Dianawati.

Akibat kecelakaan itu, si ibu tewas ditempat karena luka berat. Tidak lama polisi datang dan mengamankan lokasi.

Jasad korban tewas langsung dievakuasi ambulans. Sementara suami dan anaknya dibawa polisi untuk diperiksa. (RAZ/RAC)

KAB. TANGERANG
Modus COD Lewat Facebook, Pelaku Pengedar Uang Palsu di Tangerang Raup Omzet Rp10 Juta Per Hari

Modus COD Lewat Facebook, Pelaku Pengedar Uang Palsu di Tangerang Raup Omzet Rp10 Juta Per Hari

Senin, 13 Juli 2026 | 20:00

Petugas kepolisian berhasil mengungkap modus peredaran uang palsu yang dilakukan pria berinsial, WW, 32, di wilayah Tangerang, Minggu 13 Juli 2026.

OPINI
Menanti Keadilan Pendidikan untuk Madrasah Aliyah di Banten

Menanti Keadilan Pendidikan untuk Madrasah Aliyah di Banten

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:58

Masuknya MA swasta ke dalam Program Sekolah Gratis sejatinya merupakan langkah yang sudah semestinya dilakukan. Madrasah Aliyah merupakan bagian dari sistem pendidikan nasional yang memiliki kontribusi besar dalam mencetak generasi berilmu

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

BANTEN
PLN dan Petani Citaman Bangun K-TRACK, Wisata Kopi Berbasis Konservasi di Kaki Gunung Karang

PLN dan Petani Citaman Bangun K-TRACK, Wisata Kopi Berbasis Konservasi di Kaki Gunung Karang

Senin, 13 Juli 2026 | 20:07

Berangkat dari keinginan memperkenalkan potensi Hutan Kopi Citaman Lawangtaji yang selama ini belum banyak dikenal masyarakat, para petani setempat menggagas sebuah kawasan wisata edukasi berbasis konservasi bernama K-TRACK

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill