Connect With Us

Peternak Sapi di Tangerang Dapat Bantuan Teknologi Biogas & PLTS

Muhamad Heru | Selasa, 17 November 2020 | 10:58

Kegiatan sosialisasi dan serah terima produk teknologi yang dideseminasikan ke masyarakat (PTDM) di Kelapa Dua. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Para peternak sapi yang tergabung dalam kelompok ternak Agro Arafah di Kelurahan Pakulonan, Barat, Kecamatan Kelapa Dua Kabupaten Tangerang, mendapat bantuan teknologi pengelolaan peternakan terpadu berbasis energi baru terbarukan.

 

Bantuan yang diserahkan pada 10 November 2020 tersebut merupakan program Produk Teknologi yang Didesiminasikan Kepada Masyarakat (PTDM), hasil kerjasama Kementerian Riset dan Teknologi BRIN, Komisi 7 DPR RI dan Insitut Teknologi Yogyakarta.

 

Rosiana Indrawati, Ketua Tim Pengusul Kegiatan PTDM di Kabupaten Tangerang ini menyampaikan hibah teknologi ini merupakan bagian dari Tri Darma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian masyarakat.

 

Adapun teknologi yang diserah terimakan ini antara lain Biogas Reaktor kapasitas 12 m3 yang terbuat dari konstruksi beton, solar home system lengkap dengan baterei, pompa air semijet.

 

Selain itu, tandon air kapasitas 500 liter, 1 unit mesin pencacah rumput kapasitas 50 kg/jam, 1 unit mesin pengaduk pakan kapasitas 150 kg/jam.

 

"Teknologi ini dirancang untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh mitra yaitu Kelompok Tani Ternak Agro Arafah dan UMKM Barokah," katanya.

 

Selama ini Kelompok Tani Ternak Agro Arafah memiliki kesulitan dalam mengelola kotoran sapi yang dihasilkan dari kegiatan penggemukan sapi.

 

Sehingga Biogas Reaktor ini dapat digunakan untuk mengolah kotoran sapi menjadi sumber energi alternatif, yaitu biogas yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan peternakan seperti memasak.

 

Selain itu, pakan sapi selama ini hanya berupa rumput yang masih utuh tanpa penambahan suplemen dan vitamin sehingga tidak dapat dicerna dengan baik oleh ternak.

 

"Dengan adanya mesin pencacah rumput dan pengaduk pakan, diharapkan dapat menyediakan pakan sapi yang berkualitas sehingga berdampak positif terhadap produktivitas ternak," ujarnya.

 

Sementara terkait dengan beban listrik yang dihadapi setiap bulannya oleh kelompok ternak Agro Arafah, akan diatasi dengan penggunaan system teknologi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS).

Ini untuk mensuplai kebutuhan listrik bagi operasional mesin pencacah dan pengaduk pakan, serta untuk pompa dan penerangan sehari-hari.

 

"Keberadaaan PLTS tersebut diharapkan bisa mengurangi ketergantungan terhadap listrik PLN sehingga bisa mengurangi beban biaya operasional kelompok Agro Arafah," ujarnya.

 

 

Anggota Komisi 7 DPR RI Zulfikar Hamonangan juga mengatakan masyarakat Kabupaten Tangerang sangat mengapresiasi kegiatan PTDM ini dan diharapkan dapat menumbuhkan jiwa bina usaha, serta menghilangkan kemalasan agar dapat hidup maju.

 

"Kelompok tani ternak yang lain dapat mencontoh sekaligus saling belajar di Agro Arafah dalam pengelolaan peternakan terpadu," ujarnya.

 

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Tangerang Nyoman menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Kemenristek BRIN dan juga Institut Teknologi Yogyakarta atas bantuan alat yang diberikan.

 

"Semoga dapat dikembangkan di beberapa wilayah kelompok ternak tani lainnya di Provinsi Banten," paparnya.

BANTEN
Awal Zulhijah 1447 H Dipantau di 88 Titik, Pantai Anyer Jadi Lokasi Rukyatul Hilal di Banten

Awal Zulhijah 1447 H Dipantau di 88 Titik, Pantai Anyer Jadi Lokasi Rukyatul Hilal di Banten

Jumat, 15 Mei 2026 | 14:08

Kementerian Agama RI akan melakukan pemantauan hilal awal Zulhijah 1447 Hijriah di 88 titik yang tersebar di seluruh Indonesia pada 17 Mei 2026.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

KAB. TANGERANG
Terinspirasi Sosok Bupati Tangerang, Bayi di Sepatan Diberi Nama Moch. Maesyal Rasyid

Terinspirasi Sosok Bupati Tangerang, Bayi di Sepatan Diberi Nama Moch. Maesyal Rasyid

Jumat, 15 Mei 2026 | 14:00

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mendatangi rumah seorang bayi di Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, yang diberi nama sama persis dengan dirinya, Kamis, 14 Mei 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill