Connect With Us

Gadis SMP di Teluknaga Tangerang Digilir Enam

Redaksi | Sabtu, 5 Desember 2020 | 22:13

Ilustrasi pemerkosaan. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Seorang gadis SMP berinisial MA yang berusia 16 tahun digilir enam terduga pelaku di Desa Pangkalan, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang. Empat dari enam terduga pelaku berhasil diamankan Polsek Teluknaga. Sementara dua lainnya melarikan diri. 

 

Awal mula peristiwa tersebut terjadi saat korban  sedang berada di warnet bersama temannya di Desa Tanjung Burung.  

 

Tak lama berselang,  salah satu terduga pelaku inisial MH, mengajak korban Taman Naga. 

 

"Kemudian diajak ke semak belukar dan  diancam mau dimatikan sama MH.  Akhirnya korban nurut  ke Taman Naga, dan  dipaksa berhubungan badan," kata Kasubaghumas Polrestro Tangerang Kota, Kompol Abdul Rohim, Sabtu (5/12/2020).

Setelah puas, korban ditinggal di daerah Pakuhaji, Kabupaten Tangerang. Tetapi, kemudian datang lagi dua jam kemudian. 

 

"Kali ini dia mengajak rekan-nya dan membawa serta korban ke sebuah gubuk. 

Secara bergantian terduga melakukannya," katanya. 

 

Untuk diketahui korban tak berdaya karena disuruh menenggak lima butir pil eksimer. 

MH bersama terduga pelaku yakni berinisial MI, V, M, T dan A tega bergiliran menyetubuhi korban di suatu gubuk tengah sawah Desa Pangkalan.  Polisi hingga kini masih mengejar dua pelaku, yakni T dan A. 

 

"Masih dalam pengejaran untuk terduga yang lain," terangnya.

TANGSEL
Aplikasi E-PKK Tangsel Dilirik Penyangga IKN untuk Akselerasi Digital

Aplikasi E-PKK Tangsel Dilirik Penyangga IKN untuk Akselerasi Digital

Minggu, 14 Juni 2026 | 18:49

Aplikasi E-PKK dan E-Dasawisma Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menjadi percontohan nasional.

KAB. TANGERANG
Pemkab Tangerang Gelontorkan Dana Rp22 Miliar Agar Kantong Darah Gratis

Pemkab Tangerang Gelontorkan Dana Rp22 Miliar Agar Kantong Darah Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 18:27

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menggelontorkan anggaran fantastis sebesar Rp22 miliar per tahun agar masyarakat tidak perlu mengganti biaya pengolahan kantong darah Palang Merah Indonesia (PMI).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill