Connect With Us

3 Tahun Jalan Kawasan Industri Pasar Kemis Dibiarkan Rusak Parah

Redaksi | Selasa, 8 Desember 2020 | 17:44

Tampak rusaknya Jalan utama Kawasan Industri Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Jalan utama Kawasan Industri Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang mengalami kerusakan parah. Kondisi ini sudah berlangsung selama tiga tahun.

"Selama saya kerja di kawasan sini kurang lebih udah 3 tahun. Jalannya emang dari dulu kaya gini aja sih," ujar Ira, salah satu pekerja pabrik di Kawasan Industri Pasar Kemis, Selasa (8/12/2020).

 

Jalan tersebut kerap digunakan sebagai akses para pekerja maupun kendaraan berat pabrik di wilayah tersebut. Jika hujan, kondisi jalan tergenang dan licin.

Meski tidak layak, namun jalan itu tetap digunakan karena menjadi akses satu-satunya.

 

"Temen - temen pekerja yang lain juga enggak ada yang ngeluhin, udah pada terbiasa kayaknya. Kita kalo lewat ya lewat jalan yang arah ke sini (lawan arah), yang rusaknya enggak terlalu parah," tambah Ira.

 

Para pengguna jalan yang notabene para pekerja pabrik melewati jalan itu jika ingin menuju atau pulang bekerja. Tidak sedikit juga warga yang melewati jalan itu.

 

"Diharapkan pihak terkait dapat mengatasi permasalahan jalan rusak di wilayah ini," ungkap Ira.

SPORT
Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 | 19:47

Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.

PROPERTI
Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar

Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:00

Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill