Connect With Us

Tol Tangerang-Merak Diprediksi Lancar Selama Nataru 2021

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 14 Desember 2020 | 11:48

Tol Tangerang-Merak. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-ASTRA Infra sebagai pengelola jalan tol sepanjang 357,6 Km, memprediksi tak ada penumpukan kendaraan di tol Tangerang-Merak selama momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021. 

 

"Prediksi kami tidak ada penumpukan,” ujar Krist Ade Sudiyono, CEO Toll Road Business Group ASTRA Infra, Senin (14/12/2020). 

 

Meskipun demikian, Krist berharap pengguna jalan tol Tangerang-Merak bisa melakukan perencanaan waktu perjalanan untuk dapat berkontribusi dalam menghindari penumpukan. 

 

“Harapan saya masyarakat bisa planning-kan perjalanannya,” katanya. 

ASTRA Infra mengaku siap menyambut dan melayani masyarakat yang memanfaatkan tol selama libur Nataru 2021. 

 

“Kita sudah kordinasikan dengan pihak Kepolisian bahwa persiapannya full power,” ujar Rinaldi, Direktur Teknik & Operasi ASTRA Infra Tol Tangerang-Merak. 

 

ASTRA Infra memastikan ruas tol Tangerang-Merak dalam kondisi baik dan bebas dari perambuan maupun pekerjaan peningkatan jalan. 

 

Menurutnya, layanan kesiapsiagaan dan tanggap darurat di sepanjang tol Tangerang-Merak pun telah disiapkan secara maksimal. 

 

“Kami maksimalkan juga alat-alat transaksi di gerbang tol termasuk apabila ada hambatan kita aktifkan mobile river,” katanya. 

 

Rinaldi menyebut yang paling diwaspadai pengendara saat melintas adalah kecelakaan, terutama yang diakibatkan oleh faktor manusia seperti mengantuk, kelelahan, tidak konsentrasi, kecepatan tinggi. 

 

“Kami mengedepankan emergency. Untuk titik fokus kita seperti kemarin itu ada beberapa kecelakaan terjadi di Km 65 antara Ciujung sampai Serang Timur, itu saya anggap disebabkan karena mengantuknya pengguna jalan. Sehingga kita juga lebih mengedepankan patroli dan lain-lain agar penyegaran pengguna jalan biar nggak ngantuk,” katanya.

 

Apabila pengguna jalan mengantuk lebih baik menepi di rest area yang sudah disediakan. 

 

“Secara rest area siap menerima pengguna jalan, tetapi saya ingatkan juga bahwa protokol kesehatan kita berlakukan,” pungkas Reinaldi.

HIBURAN
ESMOD Jakarta Tampilkan 26 Karya Mahasiswa di Senayan City Fashion Nation ke-20

ESMOD Jakarta Tampilkan 26 Karya Mahasiswa di Senayan City Fashion Nation ke-20

Sabtu, 19 September 2026 | 21:40

ESMOD Jakarta kembali tampil dalam ajang Senayan City Fashion Nation edisi ke-20 bertajuk ESMOD Jakarta–First Edit. Dalam peragaan tersebut, sebanyak 26 looks ditampilkan.

KOTA TANGERANG
Edarkan 1.623 Butir Obat Keras Berbagai Merk di Benda Tangerang, Dua Pelaku Diringkus

Edarkan 1.623 Butir Obat Keras Berbagai Merk di Benda Tangerang, Dua Pelaku Diringkus

Sabtu, 19 September 2026 | 22:20

Jajaran Polsek Benda, Polres Metro Tangerang Kota mengamankan dua orang terduga pelaku peredaran obat keras ilegal dalam Operasi Nila.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KAB. TANGERANG
Tak Dapat Bantuan Air Bersih, Warga Pagedangan Pakai Air Sungai hingga Terserang Penyakit Kulit

Tak Dapat Bantuan Air Bersih, Warga Pagedangan Pakai Air Sungai hingga Terserang Penyakit Kulit

Sabtu, 19 September 2026 | 21:48

Kekeringan selama lima bulan terakhir memaksa warga bantaran Sungai Cimanceuri, Desa Karang Tengah, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, menggunakan air sungai untuk kebutuhan sehari-hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill