Connect With Us

Warga Rajeg Jadi Korban Begal di Tangerang

Redaksi | Senin, 25 Januari 2021 | 13:54

Erza Kurniawan Kumila korban begal di Jalan Raya kukun Rajeg, Kabupaten Tangerang. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Erza Kurniawan Kumila warga Perumahan Nuansa Mekarsari Rajeg, Blok C4 No.10, RT 5/6 Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang menjadi korban begal. Peristiwa yang terjadi pada Senin (25/1/2021) itu ditendang pelaku saat mengendarai motor hingga tersungkur.

 

“Tetangga saya ini mau berangkat kerja ke Cikupa, tetapi tiba-tiba dia sadar kalau dia diikuti. Kemudian ketika dalam keadaan sepi, korban langsung dipepet dan ditendang di Jalan Raya kukun,” kata Mahpudin kepada TangerangNews.com, Senin (25/1/2021) siang. 

Pelaku diketahui menggunakan dua motor dengan jumlah pelaku tiga orang. “Setelah korban terjatuh, pelaku langsung membawa motor ke arah Pasar Kemis Rajeg,” kataya. 

Menurut dia, lokasinya ta jauh dari Polsek, dekat dengan Perumahan Puri Mekar. “Motor korban Honda Beat New A 2082 VAH akhirnya dibawa pelaku,” jelasnya.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

NASIONAL
YBM PLN Salurkan 45 Ribu Paket Ramadan di 13 Lokasi se-Indonesia

YBM PLN Salurkan 45 Ribu Paket Ramadan di 13 Lokasi se-Indonesia

Jumat, 27 Februari 2026 | 21:02

YBM PLN Salurkan 45 Ribu Paket Ramadan di 13 Lokasi se-Indonesia

OPINI
Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Jumat, 27 Februari 2026 | 17:02

Ramadhan secara teologis dimaknai sebagai bulan penyucian diri, penguatan ketakwaan, dan peneguhan solidaritas sosial. Puasa tidak sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan juga latihan spiritual untuk membangun empati dan keadilan sosial.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill