Sering Jadi Bahan Candaan, Ternyata Ini Asal-usul Nama Kelurahan Bencongan Kabupaten Tangerang
Kamis, 6 Agustus 2026 | 09:49
Nama Kelurahan Bencongan di Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, kerap memancing perhatian karena dianggap unik.
TANGERANGNEWS.com-Kelakuan oknum Kepala Desa Sentul, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang ini tak patut dicontoh.
Aparat pemerintah desa ini kedapatan pesta sabu bersama enam rekannya. Mereka pun digerebek polisi di rumah sang kepala desa tersebut, pada 19 Maret 2021.
Dari penggerebekan itu, oknum kades berinisal NA alias Keong bersama enam rekannya berinisal JS, MH, SA, NA, KH dan MH diamankan.
"Petugas juga mengamankan satu buah pipet berisikan narkotika jenis sabu bekas pakai seberat 1,5 gram. Lalu alat hisap sabu atau bong yang terbuat dari botol air zam-zam," Kapolres Kota Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro, Rabu (31/3/2021).
Pesta sabu itu dilakukan di rumah sewaan kepala desa. Dari hasil pemeriksaan, para pelaku telah menggunakan narkotika tersebut kurang lebih selama satu tahun.
"Mereka selalu menggunakan barang haram tersebut bersama-sama dengan lokasi di rumah kades," ungkap Kapolres.
Selain mengamankan para pengguna, petugas juga menangkap pengedar dengan inisial J yang diketahui kerap memasok narkotika jenis sabu terhadap para tersangka.
Atas perbuatannya para pelaku pun dijerat dengan pasal 114 ayat 1 dan 112 tentang narkotika dengan ancaman 5 tahun kurungan penjara.
Nama Kelurahan Bencongan di Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, kerap memancing perhatian karena dianggap unik.
TODAY TAGKematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangerang kembali menetapkan satu tersangka baru dalam penyidikan dugaan tindak pidana korupsi kegiatan pengoperasian pesawat udara di PT Angkasa Pura Kargo (PT APK).
Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menanggapi munculnya komentar yang dinilai tidak berempati dari sejumlah akun yang mengaku sebagai tenaga kesehatan terhadap pasien BPJS Kesehatan bernama Yurizal Tri Chaerawan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews