Connect With Us

Kisah Ambulans Bawa Pasien Persalinan Berdarah di Tigaraksa Tangerang Dihalangi Brio

Redaksi | Rabu, 21 April 2021 | 21:56

Tampilan screenshoot video amatir berdurasi 57 detik satu unit Mobil BRIO berwarna putih menggunakan plat B 1642 GKN menghalangi jalur ambulan dijalan Pemda Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Satu video dikisahkan akun @story.ambulance berjudul Kurangnya Kesadaran masyarakat tentang Ambulans menjadi viral. 

Pada akun tersebut tertulis dan terlihat dalam tayangan video, bagaimana pengendara mobil seakan berada balap dengan Ambulans. Belum diketahui secara pasti nasib dari perjalanan pasien yang akan bersalin tersebut. 

 Namun, diketahui bahwa ambulans itu merupakan ambulans dari @pkm_cisoka Kabupaten Tangerang. 

"Ambulans @pkm_cisoka sedang membawa pasien urgent persalinan berdarah Menuju RS. PERMATA HATI Tiba- tiba Mobil BRIO plat B 1642 GKN menghalangi jalur ambulan dijalan Pemda Tigaraksa. Seolah-olah ngajak balapan kita ambil kanan, dia ngikut kanan.  Kita ambil kiri dia ngikut juga, sudah kita kasih klakson, sudah kita mainkan sirine.  Tapi dia terus menutup jalannya ambulans. Ketika kita mau nyalip. Kanan dia malah ngikut nyalip, akhirnya ambulans ada bekas goresan". (RED/RAC)

BANDARA
AirNav Indonesia Perkuat Kualitas Layanan Navigasi dengan Australia Lewat Program ITSAP

AirNav Indonesia Perkuat Kualitas Layanan Navigasi dengan Australia Lewat Program ITSAP

Jumat, 3 Juli 2026 | 18:31

AirNav Indonesia dan Airservices Australia (ASA) resmi menutup rangkaian program Indonesia Transport Safety Assistance Package (ITSAP) di Kantor Pusat AirNav Indonesia, Kota Tangerang.

HIBURAN
3 Festival Ini Digelar di Kota Tangerang Sepanjang Juli 2026

3 Festival Ini Digelar di Kota Tangerang Sepanjang Juli 2026

Jumat, 3 Juli 2026 | 16:36

Bulan Juli 2026, Kota Tangerang akan diramaikan dengan tiga event akbar yakni Festival Cisadane, Festival Kali Sabi, dan Halal Fest 2.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill