Kemasan Milo dan Kopi Isi 3,4 Kg Bahan Baku Ineks Cair Diselundupkan 2 WN Cina di Bandara Soetta
Rabu, 15 Juli 2026 | 17:46
Petugas Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta menggagalkan upaya penyelundupan narkotika yang dilakukan jaringan internasional.
TANGERANGNEWS.com-Seseorang yang diduga bandar narkoba tengah dalam pengejaran Kepolisian, dinyatakan menghilang usai menceburkan diri di danau yang terletak di kawasan Perumahan Serpong Lagoon, Setu, Tangerang Selatan, Senin (26/4/2021) malam.
Salah satu warga, Andri menuturkan pria yang belum diketahui identitasnya itu, diduga sengaja menceburkan dirinya guna kabur dari kejaran polisi. "Jadi menurut kesaksian sementara, pria ini TO (target operasi) polisi. Begitu rumahnya digerebek dia kabur lewat jendela, lari cuma pakai kolor aja, atau sengaja mungkin saking paniknya dia loncat ke danau ini," tutur Andri kepada TangerangNews.com saat dihubungi, Selasa (27/4/2021) dini hari.
Begitu menceburkan diri ke danau, Andri mengatakan bahwa korban sempat berteriak meminta tolong. "Dia sempat minta tolong, terus menghilang," katanya.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Cisauk, Iptu Margana membenarkan atas adanya seseorang yang dinyatakan menghilang akibat tercebur di danau. Ia juga membenarkan jika korban merupakan Target Operasi Kepolisian atas kasus narkoba.
Saat ini, kata Margana, proses pencarian sedang berlangsung. "Benar, saya sedang di TKP (tempat kejadian perkara)," singkatnya.
Petugas Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta menggagalkan upaya penyelundupan narkotika yang dilakukan jaringan internasional.
TODAY TAGTelkomsel Jabotabek menggelar Telkomsel 5G Video Competition, sebuah ajang kreatif bagi masyarakat umum, pelajar, hingga mahasiswa untuk mengekspresikan perspektif mereka melalui karya video inspiratif.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten tengah melakukan rekonstruksi pada ruas Jalan Teluknaga–Dadap, Kabupaten Tangerang yang kondisiya rusak parah hingga kerap dikeluhkan masyarakat.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews