Connect With Us

Kabur dari Kejaran Polisi, Bandar Narkoba Nyebur ke Danau Serpong Lagoon Tangerang Selatan

Rachman Deniansyah | Selasa, 27 April 2021 | 01:51

Pencarian jasad bandar narkoba yang melarikan diri ke danau sesaat akan digerebek aparat. (Rachman Deniansyah / TangerangNews.com@2021)

TANGERANGNEWS.com-Seseorang yang diduga bandar narkoba tengah dalam pengejaran Kepolisian, dinyatakan menghilang usai menceburkan diri di danau yang terletak di kawasan Perumahan Serpong Lagoon, Setu, Tangerang Selatan, Senin (26/4/2021) malam.

Salah satu warga, Andri menuturkan pria yang belum diketahui identitasnya itu, diduga sengaja menceburkan dirinya guna kabur dari kejaran polisi. "Jadi menurut kesaksian sementara, pria ini TO (target operasi) polisi. Begitu rumahnya digerebek dia kabur lewat jendela, lari cuma pakai kolor aja, atau sengaja mungkin saking paniknya dia loncat ke danau ini," tutur Andri kepada TangerangNews.com saat dihubungi, Selasa (27/4/2021) dini hari.

 

Begitu menceburkan diri ke danau, Andri mengatakan bahwa korban sempat berteriak meminta tolong. "Dia sempat minta tolong, terus menghilang," katanya.

 

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Cisauk, Iptu Margana membenarkan atas adanya seseorang yang dinyatakan menghilang akibat tercebur di danau. Ia juga membenarkan jika korban merupakan Target Operasi Kepolisian atas kasus narkoba.

 

Saat ini, kata Margana, proses pencarian sedang berlangsung. "Benar, saya sedang di TKP (tempat kejadian perkara)," singkatnya.

 

SPORT
Jelang Laga Lawan China, Coach Timnas U-17: Musuh Lebih Diunggulkan

Jelang Laga Lawan China, Coach Timnas U-17: Musuh Lebih Diunggulkan

Jumat, 6 Februari 2026 | 16:06

Pelatih Kepala Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-17 Nova Arianto menyebut bahwa skuad musuh berada di posisi yang lebih diunggulkan pada laga yang akan digelar di Indomie Arena Tangerang.

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

OPINI
Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan Gubernur Banten: Sebuah Surat Terbuka

Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan Gubernur Banten: Sebuah Surat Terbuka

Kamis, 5 Februari 2026 | 20:38

Dalam balutan seminar nasional itu, Anda memamerkan angka 60 ribu siswa sekolah gratis seolah-olah itu adalah tiket emas menuju surga kesejahteraan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill