Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com-Seiring dengan meningkatnya kasus COVID-19, membuat masyarakat mulai banyak membutuhkan bantuan oksigen, terutama saat sedang menjalani isolasi mandiri.
Banyak warga kurang mampu sulit mendapatkan tabung oksigen mengingat harga dan kondisinya yang langka saat ini.
Kapolsek Cisoka AKP Nurrokhman mengatakan, pihaknya tidak ingin datang terlambat sementara banyak warga kurang mampu yang membutuhkan bantuan oksigen.
“Ini soal kemanusiaan. Saya berusaha membantu dengan apa yang saya bisa, karena manusia itu adalah makhluk sosial, yang membutuhkan bantuan dan uluran tangan dari orang lain," tegasnya, Senin 12 Juli 2021.
Bantuan oksigen tersebut diberikan kepada salah satu warga yang terpapar virus COVID-19, Suwardi, 40. Pria yang tinggal di Kampung Cikuya, RT19/03, Kecamatan Solear ini mengalami sesak nafas saat isolasi mandiri di rumahnya.

“Bantuan oksigen ini merupakan wujud Polri yang selalu ingin memberikan yang terbaik untuk masyarakat," jelas Nurrokhman.
Bantuan awal yang diberikan berupa tabung oksigen ukuran 5 kilogram. Bantuan ini akan berlanjut hingga kondisi yang bersangkutan membaik.
Masyarakat yang kurang mampu atau yang membutuhkan bantuan pun dapat menukarkan tabung oksigen kosong miliknya dengan tabung oksigen yang sudah terisi di Polsek Cisoka.
"Semoga dengan adanya stok oksigen yang ada di Polsek Cisoka bisa menolong, menyembuhkan dan semoga bisa menyelamatkan nyawa banyak orang," pungka Nurrokhman.
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGPortugal memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Kroasia dengan skor 2-1 pada laga babak 32 besar di Toronto Stadium, Kamis, 3 Juli 2026 WIB.
Ketika proses pemadaman kebakaran menggunakan helikopter di TPA Jatiwaringin menjadi daya tarik tersendiri, terutama di mata anak-anak yang sedang menikmati masa libur sekolah.
Seorang wanita berinisial HCTW, 20, ditangkap polisi setelah diduga mencoba menjual emas palsu di sebuah toko emas di kawasan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews