KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Dua pelaku curanmor sekarat dihajar massa usai kepergok hendak melakukan aksi pencurian sepeda motor di wilayah Kampung Pagedangan RT 2 RW 1, Kabupaten Tangerang, Sabtu, 24 Juli 2021.
Kedua pelaku yang gagal melakukan aksinya itu, tak berdaya usai warga yang gemas memukuli secara bergantian.
Beruntung nyawanya terselamatkan dengan kehadiran aparat Kepolisian Sektor Pagedangan yang bergegas datang ke lokasi kejadian.
Kanit Reskrim Polsek Pagedangan Iptu Hambali saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut.
"Betul kejadian itu. Kejadiannya tadi pagi sekitar pukul 08.00 WIB," ujar Hambali.
Hambali mengatakan, kedua pelaku kepergok hendak mencuri motor jenis Honda Beat milik warga sekitar. Namun ia enggan menceritakan kronologinya lebih lanjut.
"Honda Beat tahun 2019 (motor yang akan dicuri)," imbuhnya.
Pasalnya, atas kejadian itu kedua pelaku harus mengalami luka yang cukup serius. Kondisinya kritis lantaran dihajar massa.
"Pelaku hidup, tapi masih di RS Ashobirin kita bawa ke RS," pungkasnya.
View this post on Instagram
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGAnggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PKS, Habib Idrus Salim Al Jufri, menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI dengan konsep yang unik dan menyatu dengan alam di kawasan Kabupaten Tangerang pada Sabtu, 12 September 2026.
Swiss-BelHotel Airport Jakarta memasuki usia ke-11 tahun. Momen tersebut dirayakan dengan mengangkat tema “Growing Stronger, Success Together” sebagai refleksi perjalanan hotel sekaligus semangat menyambut perkembangan di tahun-tahun berikutnya.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews