Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com-Seorang pemuda ditemukan tewas terkapar di Taman Teluknaga, Desa Tanjung Burung, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, pada Senin 6 September 2021 sekitar pukul 06.00 WIB. Korban tewas dengan penuh luka sayatan di tubuhnya.
Kanit Reskrim Polsek Teluknaga Ipda Adityo Wijanarko membenarkan adanya pemuda yang ditemukan tewas dengan penuh luka ini. "Iya benar," ujarnya saat dikonfirmasi.
“Korban diketahui bernama Mochamad Al Idrus, 19, warga Kebon Pasir, Kelurahan Lemo, Kecamatan Teluknaga,” katanya.
Adityo menyebut, korban meninggal dalam keadaan posisi tubuh telentang dengan penuh luka diduga akibat bacokan.
Seperti jari bagian jempol tangan sebelah kiri korban putus. Lalu, korban juga mengalami robek bagian telapak tangan sebelah kiri, robek bagian punggung, robek bagian kepala.
Ada juga luka lecet bagian belakang telinga sebelah kiri dan robek bagian lengan tangan sebelah kiri.
"Diakibatkan benda tajam," pungkasnya.
Kini, jasad korban telah dievakuasi. Belum diketahui secara pasti apakah korban kekerasan akibat insiden pembegalan atau tawuran. (RED/RAC)
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGPemerintah Provinsi (Pemprov) Banten bersama sektor industri terus berupaya menekan angka pengangguran terbuka melalui pengembangan pendidikan vokasi dan penguatan kompetensi tenaga kerja.
Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, Tangcity Mall kembali menghadirkan rangkaian program spesial bertajuk “Merdeka Stamprizes” yang berlangsung mulai 7 Agustus hingga 20 September 2026.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews