Connect With Us

Truk Mogok Dihajar, Pengendara Motor Luka-luka di Pakuhaji Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 7 September 2021 | 16:24

Satu unit sepeda motor milik Muhamad Rizky Hizabullah, 19, yang terlibat kecelakaan lantaran menabrak truk yang mogok. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Pengendara sepeda motor, Muhamad Rizky Hizabullah, 19, terlibat kecelakaan lantaran menabrak truk yang mogok.

Insiden tersebut terjadi di Jalan KH Saadulah, Kecamatan Pakuhaji Kabupaten Tangerang pada Senin 6 September 2021 sekitar pukul 19.40 WIB.

Kejadian berawal saat korban yang mengendarai sepeda motor matik bernopol B-6190-JAP melintas dari arah Pakuhaji menuju Desa Kramat.

Namun, sesampainya di lokasi kejadian, korban menabrak truk bernopol B-9517-XU yang mogok. Truk ini diketahui dikendarai Rudi, 38.

Anggota kepolisian saat berdiri di hadapan truk yang mogok.

Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota Kompol Abdul Rachim mengatakan, korban Rizky diduga tidak berhati-hati saat berkendara sehingga menabrak.

"Diduga korban kurang berhati-hati sehingga menabrak bagian belakang kendaraan truk yang sedang mogok," ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa 7 September 2021.

Kecelakaan pun tak terhindarkan. Korban mengalami luka-luka hingga harus dilarikan ke RSUD Pakuhaji.

"Jadi dugaan penyebabnya pengendara motor ini tidak berhati-hati," jelasnya.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

BANTEN
Gunung Anak Krakatau Status Siaga Level III, Masyarakat Dilarang Mendekat dalam Radius 3 Km

Gunung Anak Krakatau Status Siaga Level III, Masyarakat Dilarang Mendekat dalam Radius 3 Km

Sabtu, 4 Juli 2026 | 21:39

Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menaikkan tingkat aktivitas Gunung Api Anak Krakatau yang berlokasi di perairan Selat Sunda, di antara Pulau Jawa dan Sumatra, dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga).

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill