Connect With Us

Vaksinasi Bidik Ribuan Santri di Kabupaten Tangerang 

Tim TangerangNews.com | Selasa, 7 September 2021 | 17:03

Ribuan santri di Kabupaten Tangerang menjalani vaksinasi Covid-19. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Guna mewujudkan herd immunity di tengah masyarakat Kabupaten Tangerang, khususnya di kalangan santri, program vaksinasi di masa pandemi Covid-19 ini terus digencarkan.

Bertempat di Pesantren Raudhatul Jannah Kec. Kresek, Selasa 7 September 2021, digelar kegiatan dengan mengusung nama Vaksinasi Merdeka dengan tema ‘Vaksinasi Serentak Pesantren dan Rumah Ibadah Sinergi Polri dan Staf Khusus Presiden RI’. 

Vaksinasi yang digelar di seluruh Tanah Air secara serentak tersebut dipantau langsung oleh Presiden RI Joko Widodo melalui virtual. Dari keterangan Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kab. Tangerang, Bupati Tangerang hadir langsung bersama Wakapolda Banten, Kapolresta Tangerang, dan Dandim 05/10 Tigaraksa.  

Brigjen Pol Drs. Ery Nursatari,M.H. selaku Wakapolda Banten mengatakan, hari ini target vaksinasi di Pesantren Raudhatul Jannah sebanyak 1.500 sasaran, tetapi karena jumlah santri di sini sebanyak 3.000, maka sisanya nanti akan dituntaskan. 

Untuk saat ini capaian vaksinasi di wilayah Banten khususnya di wilayah Tangerang yang masuk ke wilayah hukum Polda Banten sudah sekitar 48% dari vaksin yang diterima. 

"Untuk stok vaksin di Banten sendiri, kami selalu mendapatkan kiriman dari pemerintah pusat dan menyesuaikan dengan kondisi vaksin apabila kondisi vaksin dikirim dari pusat banyak, kita melakukan vaksinasi secara massif di berbagai tempat, tetapi apabila stok vaksin menipis kami juga menyesuaikan," ujarnya. 

Sementara itu, Bupati Tangerang A. Zaki Iskandar di tempat yang sama mengatakan, kurang lebih sudah mencapai 25% masyarakat tervaksin dan diharapkan  tiga pekan ke depan pihaknya bisa melakukan suntikan sebanyak 380.000 vaksin kepada masyarakat Kabupaten Tangerang. 

“Bukan saja vaksinasi di pondok pesantren tetapi juga di puskesmas, rumah sakit kemudian ada beberapa kecamatan dan sentral vaksin lainnya untuk mendekatkan vaksin ke masyarakat,” kata Zaki.

"InsyaAllah mudah-mudahan di November target vaksinasi Kabupaten Tangerang, dua juta masyarakat bisa tervaksin asal kita bisa bekerjasama dengan seluruh elemen masyarakat baik TNI Polri, mahasiswa dan unsur lainnya. Dan kuncinya adalah kiriman vaksin dari pemerintah pusat itu sendiri lancar dan sesuai dengan kebutuhan kita," lanjut Zaki. 

Caca, salah satu santriwati kelas 3 SMA yang telah divaksin mengatakan ia senang bisa divaksin karena bisa kembali melakukan pembelajaran tatap muka dan bisa kembali bertemu dengan teman-teman meskipun sebelumnya ia merasa takut untuk disuntik vaksin. 

"Alhamdulillah sudah divaksin, sebelumnya saya takut divaksin, tetapi dukungan para pengasuh pondok, para pengajar dan temen-temen, saya memberanikan diri dan Alhamdulillah tidak terjadi apa-apa setelah saya disuntik," katanya.

OPINI
Menelisik Board of Peace Gaza Palestina Ala Trump

Menelisik Board of Peace Gaza Palestina Ala Trump

Jumat, 30 Januari 2026 | 20:34

Upaya Amerika untuk menguasai timur tengah, dengan menjadikan Israel sebagai penjaga kepentingannya di Timur tengah, tidak berjalan mulus.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

BANDARA
Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Jumat, 16 Januari 2026 | 22:13

Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.

TANGSEL
TPA Cipeucang Bikin Warga Kena ISPA dan Harga Rumah Turun, Pemkot Tangsel Didugat Rp21,6 miliar

TPA Cipeucang Bikin Warga Kena ISPA dan Harga Rumah Turun, Pemkot Tangsel Didugat Rp21,6 miliar

Jumat, 30 Januari 2026 | 19:30

Warga RW 14 Kelurahan Rawabuntu, Serpong, resmi melayangkan gugatan class action terhadap Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) dan PT Bumi Serpong Damai (BSD).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill